Peristiwa
Tabrakan Karambol 4 Motor di Jalan Wonosari-Jogja, 1 Orang Tewas, 6 Orang Luka Serius
Patuk,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Jalan Jogja Wonosari masih saja menjadi jalur merah rawan kecelakaan di Gunungkidul. Sepanjang jalan tersebut, selama ini banyak memakan korban baik luka ringan, luka berat bahkan hingga meninggal dunia. Sabtu (21/05/2022) siang tadi, kecelakaan beruntun di jalan Jogja Wonosari mengakibatkan satu orang meninggal dunia sementara sejumlah orang lainnya harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.
Kasi Humas Polsek Patuk, Aiptu Purwanto mengungkapkan, kecelakaan beruntun ini terjadi di Jalan Jogja-Wonosari tepatnya di Padukuhan Ngasemayu, Kalurahan Salam, Kapanewon Patuk. Dalam insiden ini, melibatkan hingga 4 sepeda motor. Salah satu kendaraan bahkan sempat terlempar hingga ke tegalan.
Adapun kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 12.55 WIB. Bermula ketika sepeda motor Yamaha Mio nopol AB 2313 VS yang dikendarai oleh Maria Ernesti (22) seorang mahasiswa, melaju dari arah Wonosari menuju Yogyakarta.
Sesampainya di lokasi kejadian, tepatnya di jalanan yang menanjak dari arah berlawanan juga melaju sepeda motor jenis Yamaha Fino nopol AB 5572 KJ yang dikemudikan oleh Devuna Aulia Artanti (20) warga Jalan Sunan Ampel, Keronggo, Kabupaten Kediri. Motor Yamaha Fino sendiri melaju di ruas jalan berlawan lantaran tengah mendahului kendaraan di depannya.
Diduga karena tidak menguasai medan dan kendaraan dalam posisi kecepatan tinggi, pengendara Yamaha Vino tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya tersebut sehingga kemudian bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Mio yang berada di jalur lawan.

“Usai kejadian tabrakan itu, tepat di belakang motor Mio di belakangnya juga ada 2 sepeda motor yang tengah melaju dengan kecepatan cukup tinggi,” papar Kasi Humas Polsek Patuk, Sabtu malam.
Kedua sepeda motor tersebut, yaitu jenis Honda Lexi nopol B 4562 KOI yang dikendarai oleh Lexi M Rafli Gifari warga Kabupaten Bangka Barat dan sepeda motor jenis Vario nopol AB 4637 JM yang dikendarai oleh Dita Fariska warga Kapanewon Karangmojo. Jarak yang terlalu dekat membuat baik Rafli maupun Dita tak bisa menghindar. Kedua motor tersebut menabrak Yamaha Mio dari arah belakang.
“Akibat dari kecelakaan ini, 6 orang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia,” jelas Purwanto.
Adapun korban meninggal atas nama Maria Ernestin (22) yang mengalami lika sobek lengan kiri, paha kiri bengkak, punggung tangan sobek, dan cidera kepala berat. Ia meninggal dunia meski sempat dilarikan ke Rumah Sakit Nur Rohmah, Playen.
Kemudian pembonceng Yamaha Mio, Maria Theodaris Jewa Langoday mengalami luka robek di kening, robek di hidung, lutut kanan roboek, dan kesadaran yang menurun. Kemudian pengendara motor Lexi M Rafli Gifari mengalami luka lebam di mata, kening sobek, dan menjalani perawatan opname di rumah sakit.
Pembonceng motor Lexi, Farah Dwi Anvaro menglamai luka kaki kanan memar. Pemotor yamaha Fino mengalami luka pada jempol kaki kiri patah dan opname di Nur Rohmah. Sedangkan pembonceng Yamaha Fino mengalami luka patah tulang pinggul dan tangan kanan patah. Sedangkan pengendara Vario mengalami luka lecet di tangan dan bagian pipi.
“Kami sudah meminta keterangan dari sejumlah saksi. Sementara ini, untuk dugaan awal kecelakaan maut ini dipicu oleh pemotor Yamaha Fino yang tidak memperhatikan arus lalu lintas di sekitarnya,” terang dia.
Ia menghimbau kepada pengguna jalan untuk lebih berhati-hati kembali.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 hari yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized2 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized2 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized2 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized2 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized2 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
