Peristiwa
Gelombang Tinggi Terjang Pantai Selatan Gunungkidul, 10 Kapal Nelayan Rusak
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gelombang tinggi terjadi di perairan selatan Gunungkidul. Akibatnya sebanyak 10 kapal nelayan di Pantai Baron baron mengalami kerusakan akibat diterjang gelombang tinggi, aktivitas nelayan juga terhenti demi keselamatan mereka.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II, Marjono mengatakan gelombang tinggi mulai terjadi sejak pagi tadi. Kapal-kapal nelayan yang terparkir di dermaga banyak yang terhantam gelombang pasang ini. Sedikitnya 10 kapal nelayan mengalami kerusakan.
“Para nelayan yang mengetahui gelombang tinggi lantas memindahkan kapal dari tempat semula ke tempat yang lebih aman,” jelas Marjono, Rabu (14/07/2021).
Gelombang tinggi yang terjadi ini berkisar 14 feet atau sekitar 3,5 meter. SAR kemudian melakukan penyisiran untuk mengecek apakah ada kerusakan di pantai-pantai lainnya. Namun berdasarkan pengecekan tidak ada kerusakan bangunan ataupun kapal di tempat pendaratan lainnya.
“Untuk kerusakan bangunan saat ini nihil. Hanya 10 kapal di Pantai Baron ini saja,” ungkapnya.
Tidak ada korban jiwa dalam gelombang tinggi ini. Sebab diterapkannya PPKM Darurat tidak ada pengunjung yang masuk ke kawasan pantai selatan.
Sementara itu, Koordinator SAR Satlinmas Wilayah 1 Sadeng, Sunu Handoko Bayu Segara mengatakan di pantai sekitar Sadeng dan Wediombo juga terjadi gelombang tinggi. Namun demikian tidak ada laporan kejadian yang diakibatkan oleh gelombang pasang. Berdasarkan pemantauan dan laporan yang diperoleh, sebagian nelayan memilih untuk berhenti tidak melaut terlebih dahulu demi keselamatan mereka.
“Banyak yang memilih untuk tidak melaut terlebih dahulu. Kecuali memang ada beberapa nelayan yg masih aktivitas menarik jaring dikarenakan hari sebelumnya masih meninggalkan jaring di tengah,” ucap Sunu saat dihubungi.
Prakiraan dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Gunungkidul, gelombang tinggi di perairan selatan diprakirakan 4 sampai 6 meter dengan kategori sangat tinggi. Tidak menutup kemungkinan gelomvang tinggi akan terjadi sampai dengan besok.
Adapun suhu udara mencapai 22-31 derajat celcius, kelembaban udara 65 sampai 95 persen, dan angin yang berhembus dari arah Tenggara dengan kecepatan maksimum 25 km/jam.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
