Pemerintahan
Genjot Lama Tinggal Wisatawan, Gunungkidul Akan Kembangkan Wisata Malam
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mulai melirik pengembangan wisata malam. Hal tersebut dianggap perlu untuk meningkatkan lama tinggal wisatawan. Selama ini, masa tinggal wisatawan di Gunungkidul masih sangat singkat sehingga kurang berdampak maksimal terhadap perputaran uang yang terjadi. Sebagaimana diketahui, semakin lama masa tinggal wisatawan, maka akan semakin besar pula pembelanjaan dari mereka.
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, saat ini wisata malam yang telah menjadi agenda tahunan di Gunungkidul adalah Geopark Night Specta. Acara tersebut sudah menginjak tahun ketiga dalam pelaksanaannya.
Mencontoh dari acara itu, dia berharap masyarakat khususnya yang menjadi pelaku wisata agar bisa membuat kreasi dan inovasi serupa. Dengan semakin banyaknya kegiatan dan hiburan di malam hari, maka wisatawan bisa semakin memiliki alternatif hiburan.
“Wisata malam hari di beberapa destinasi bisa sangat dimungkinkan, bisa dengan mengangkat budaya lokal atau kreasi kekinian yang bisa menarik wisatawan berkunjung,” kata dia.
Meski belum ada penelitian tentang korelasi wisata malam dengan lama tinggal wistawan, tapi jika dilakukan secara masif dan keberlanjutan disertai dengan adanya penambahan fasilitas penginapan, dia yakin akan sangat berdampak pada lama tinggal.

“Saat ini lama tinggal wisatawan di Gunungkidul sekitar 1,42 hari, bukan tidak mungkin jika ada wisata malam maka bisa menambah masa tinggal wisatawan lebih lama lagi,” kata dia.
Sementara itu Sekretaris Dinpar Gunungkidul, Harry Sukmono menambahkan, untuk menunjang pengembangan wisata malam di Gunungkidul, masih perlu adanya dorongan guna menambah kuantitas dan kualitas penginapan serta atraksi yang disajikan kepada para wisatawan.
“Saat ini kami terus berupaya mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas tempat penginapan dan juga event-event wisata,” ujar Hary.
Hary mengaku, ke depan masih ada beberapa tantangan yang perlu dihadapi. Yakni jika ingin lama tinggal wisatawan lebih lama perlu ada penyajian hiburan malam yang menarik. Saat ini hal tersebut belum ada di Gunungkidul.
“Selain itu akomodasi juga harus dipikirkan dan menjadi kewajiban semua elemen untuk mendukung itu,” urainya.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
