Pemerintahan
Anggota Dewan Bolos, Sidang Paripurna Istimewa Dihiasi Banyak Kursi Kosong
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo pada Sidang Bersama DPR dan DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (16/08/2018) siang tadi nampaknya tidak menarik bagi sebagian anggota DPRD Gunungkidul. Hal ini bisa terlihat dari banyaknya anggota Dewan yang absen menghadiri sidang Paripurna Istimewa di Gedung DPRD. Agenda sidang paripurna istimewa DPRD Gunungkidul pada Kamis siang tadi adalah untuk mendengarkan pidato kenegaraan tahunan Presiden.
Pantauan di lokasi, sidang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Persidangan sendiri dipimpin oleh Plt Ketua DPRD Gunungkidul, Supriyadi dan turut dihadiri oleh Bupati Badingah dan Wakil Bupati Immawan Wahyudi. Namun demikian, puluhan kursi yang seharusnya diisi anggota dewan justru tak berpenghuni.
Ketika dikonfirmasi, Sekretaris Dewan Kabupaten Gunungkidul, Agus Hartadi mengaku tidak melakukan rekap kehadiran persidangan kali ini. Alasannya, sidang papripurna istimewa ini tidak memerlukan kuota forum (kuorum).
Agus memaparkan bahwa pada awal persidangan, sebenarnya anggota dewan yang datang ke dalam sidang cukup banyak. Namun kemudian, saat Adzan Luhur, banyak anggota yang keluar dan kemudian tidak kembali lagi.
“Biasanya, kalau persidangan yang memerlukan kuorum, daftar hadir kita rekap. Kalau ini tadi memang ada beberapa (anggota dewan) yang tidak hadir,” kata Agus Hartadi saat ditemui wartawan seusai sidang Paripurna Istimewa, Kamis siang.
Namun demikian, Agus mengaku telah mengingatkan ketua Badan Kehormatan (BK) terkait banyaknya anggota dewan yang tidak hadir pada pembacaan pidato kenegaraan presiden. Dirinya mengaku, pihaknya tidak memiliki kewenangan terkait kedisiplinan anggota dewan, yang dimiliki hanyalah sebatas menghimbau untuk kehadiran.
“Saya sudah sampaikan ke BK Sekwan, tapi memang tidak punya kapasitas apa-apa,” imbuh dia
Sementara Ketua DPRD Non aktif, Suharno mengaku prihatin dengan rendahnya tingkat kehadiran anggota DPRD saat rapat saat pidato kenegaraan presiden RI HUT Ke 73 Proklamasi Kemerdekaan RI. Ia menyindir kealpaan anggota DPRD Gunungkidul untuk hadir adalah bentuk tindakan yang mencerminkan sikap tidak bertanggungjawab.
“Saya saja yang sudah ada plt nya tetap berangkat, karena saya masih mendapatkan gaji sebagai bentuk tanggung jawab pekerjaan,” katanya.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
