fbpx
Connect with us

Politik

Golkar Lakukan Survei Elektabilitas dan Popularitas Bakal Calon Bupati

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Gunungkidul telah menggelar survei elektabilitas dan popularitas para pendaftar bakal calon bupati dan wakil bupati di Kabupaten Gunungkidul. Survei ini dilakukan setelah penutupan pendaftaran bakal calon lalu, saat ini DPD pun masih menunggu bagaimana hasil dari survei yang dilakukan di akar rumput.

Wakil Ketua Bidang Media dan Penjaringan Opini (MPO) DPD Partai Golkar Gunungkidul, Agung Wahyudi mengatakan, 1 Mei 2024 lalu DPD Golkar Gunungkidul menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan lembaga riset politik Voxpol Center sejak. Hasil survei tersebut akan menentukan arah dukungan atau surat rekomendasi oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Menurutnya ada 10 nama tokoh yang dilakukan survei oleh lembaga tersebut diantaranya, Bupati Gunungkidul Sunaryanta, Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto, lalu Supriyadi, Dadang Iskandar, Sugiyartono, Anti Kumala Sari, M. Arif Darmawan, Kurniawan Fahmi, Anggi Tyas Pramudita, dan Mahmud Ardi Widanto.

Berita Lainnya  KPU Kembali Coret Ribuan Data Pemilih Pemilu 2019

“10 nama ini adalah mereka yang mendaftarkan diri sebagai bakal calon ke DPD Golkar Gunungkidul,” ucap Agung Wahyudi.

Menurutnya, survei oleh Voxpol Center membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga pekan. Survei elektabilitas dan popularitas bakal calon ini menurutnya tidak hanya dilakukan sekali saja, melainkan ada beberapa kali dan menggandeng beberapa lembaga survei.

“Survei dengan Voxpol ini adalah survei pertama, nanti setelah rekomendasi dari DPP mengenai siapa yang diusung oleh DPD Golkar pada Pilkada 2024 akan dilakukan survei lagi. Pun nanti menjelang pemilihan juga akan dilakukan survei,” sambungnya.

Berkaitan dengan dinamika politik yang saat ini mulai menghangat, pihak DPD Golkar telah mulai menentukan arah. Golkar telah berkomunikasi dan melakukan pertemuan intern dengan sejumlah partai politik untuk penjajakan koalisi di Pilkada 2024.

Berita Lainnya  Satu Petugas KPPS Meninggal dan 2 Sakit Akibat Kelelahan Bekerja, KPU Gunungkidul Akan Berikan Santunan

“Yang sudah pasti bergabung (koalisi) dengan kami adalah PKB. Kalau partai lain juga sudah kami ajak komunikasi namun belum menentukan sikap,” tutup dia.

Beberapa waktu lalu, Ketua DPD Partai Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan survei yang dilakukan oleh pihak ketiga diharapkan dapat menggambarkan bagaimana kondisi elektabilitas dan popularitas bakal calon. Adapun dengan adanya survei ini nantinya akan menentukan arah dukungan dan kebijakan yang dilakukan oleh partai politik.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler