Sosial
Gowes di Jalan Raya Rawan Kecelakaan, Polisi Awasi 2 Titik Kumpul Pesepeda
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Olahraga bersepeda tengah booming pada masa pandemi covid-19 ini. Tak hanya sebagai sarana menjaga kesehatan saja, namun bersepeda sudah menjadi trend bagi sebagian kalangan masyarakat. Tak heran, sejak beberapa waktu terakhir ini, foto maupun video komunitas ataupun masyarakat yang bersepeda banyak wara-wiri di timeline berbagai macam platform media sosial.
Dampak dari ngetrendnya bersepeda sendiri selain meroketnya harga sepeda di sejumlah toko, juga memiliki tingkat kerawanan terjadi kecelakaan lalu lintas yang cukup tinggi. Pasalnya, para pesepeda sebagian ada yang memilih rute jalanan ramai. Mengantisipasi hal semacam ini, saat ini pihak kepolisian tengah memonitor 2 titik yang dianggap sebagai titik rawan potensi laka lantas yang melibatkan pesepeda.
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Anang Trinuvyanto memaparkan, saat ini, angka laka lantas yang melibatkan sepeda kayuh memang masih cukup minim. Namun begitu, pihaknya tak mau kecolongan dengan aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang keamanan bersepeda di jalan raya.
“Untuk di Gunungkidul sudah kita himbau kepada pesepeda agar tetap berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas. Kita himbau juga untuk menghormati sesama pengguna jalan,” kata Anang, Kamis (02/07/2020).
Lebih lanjut dikatakannya, arti menghormati pengguna jalan lain yakni dengan tidak bergerombol menutup badan jalan. Selain itu, akan lebih baik juga menggunakan kelengkapan keselamatan seperti helm.
“Kita sudah laksanakan public address dan himbauan melalui unit Dikyasa Polres Gunungkidul dan Binmas. Sosialisasi tertib bersepeda bagi masyarakat agar mereka patuh aturan yang ada,” imbuh Anang.
Anang menambahkan, saat ini ada dua lokasi yang kerap menjadi titik kumpul para pesepeda. Diantaranya yakni Jalan Baru Playen dan Alun-alun Kota Wonosari.
Terpisah, Kanit Laka Lantas Polres Gunungkidul, Iptu Soni Yuniawan menjelaskan bahwa sampai dengan pertengahan tahun ini terdapat 4 kecelakaan melibatkan sepeda kayuh. Sebagian diantaranya terjadi pada masa pandemi covid-19 ini.
“Ada di Playen kemarin, tapi yang menangani Polsek jadi saya tidak bisa menjelaskan data korban dan kronologisnya,” ucap Soni.
Untuk kecelakaan lalu lintas melibatkan kendaraan roda dua dan roda empat justru mengalami penurunan di masa pandemi. Hal tersebut terjadi lantaran minimnya aktifitas masyarakat serta mudik yang dibatasi.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang laluMulai Oktober, Tujuh TPR Wisata Gunungkidul Terapkan Pembayaran Retribusi Cashless
