fbpx
Connect with us

Sosial

Trend Aquascape, Seni Dekorasi yang Menguntungkan Banyak Kalangan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Aquascape saat ini tengah trend di kalangan masyarakat. Seni mendekorasi pemandangan di dalam aquarium sendiri menjadi berkah bagi pedagang ikan hias dan aquarium di Gunungkidul. Disisi lain,

Seperti diungkapkan oleh Ikhsan, warga Tawarsari, Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari ini. Dirinya mengaku, permintaan aquarium saat ini terlihat mulai mengalami peningkatan sejak trend aquascape merambah masyarakat.

“Sejak habis lebaran itu seminggu laku 10 buah aquarium,” kata Ikhsan ketika ditemui di kiosnya, Rabu (01/07/2020).

Ia mengatakan, untuk aquarium yang dipesan sendiri berbagai ukuran. Namun yang tengah laris yakni dengan ukuran 35 cm kali 50 cm ke bawah. Untuk beragam ukuran tersebut berkisar 100 ribu sampai dengan 200 ribu rupiah.

“Ukuran kecil biasanya untuk aquascape,” ujar dia.

Sementara untuk ikan hias sendiri mungkin hanya sebagai pelengkap dalam aquascape. Meski begitu, ia juga merasakan peningkatan permintaan terutama ikan jenis predator.

Berita Lainnya  Ironi Gembar-gembor Melejitnya Pariwisata Gunungkidul di Tengah Minimnya Pendapatan Pajak Hotel dan Restoran

“Seperti Arwana itu banyak diburu penggemar aquarium. Kalau ikan hias lainnya mungkin untuk aquarium,” imbuh Ikhsan.

Namun begitu, ia mengaku masih kesulitan mencari pembudidaya ikan hias di Gunungkidul. Dirinya mendatangkan ikan hias dari Jawa Timur untuk mencukupi permintaan pasar.

Sementara itu, penikmat aquacape, warga Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan, Adhe Yoga mengaku bahwa untuk membuat aquascape dibutuhkan biaya yang cukup tinggi bagi dia. Sebab dalam proses pembuatan aquarium hingga pembelian dekorasi aquarium saat ini cukup mahal di pasaran.

“Aquarium ukuran 40×50 dan isinya itu bisa hampir lebih dari Rp 1 juta,” terang dia.

Menurutnya, trend aquascape ini menjadi peluang bagi dirinya untuk berbisnis. Saat ini dirinya juga menerima pesanan bahan dekorasi untuk warga Gunungkidul yang ingin memesanya.

“Awalnya sudah punya aquarium, tapi trend aquascape ini. Hanya kalau teman-teman di rumah pengen pesen bisa saya belikan dulu, kebetulan saya di Jogja disini harganya memang agak miring,” paparnya.

Selama ini aquascape digemari oleh banyak orang karena merupakan sebuah seni merakit tanaman di media yang terbatas. Setiap perakitannya membutuhkan kesabaran, justru aquascape juga bisa mengusir kejenuhan bagi ataupun stress yang dialami oleh sebagian orang.

Berita Lainnya  Penambahan 4 Kasus Positif Lagi Dari Klaster Karangmojo

“Butuh kelatenan memang untuk merakitnya. Menurut saya bisa sih menghilangkan kejenuhan,” jelas Adhe Yoga.

Terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian mengungkapkan bahwa di Gunungkidul saat ini juga sudah mulai banyak peternak ikan hias. Menurutnya hal ini menjadi peluang bisnis jika mampu dimanfaatkan dengan baik.

“Sudah mulai banyak yang melirik budidaya ikan hias, bahkan ada yang sudah ekspor ke mancanegara dari Gunungkidul,” pungkas Krisna.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler