Connect with us

Sosial

Gula Pasir Terus Langka, Dinas: Pasokan Sudah Beberapa Bulan Tak Ada

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Gula pasir masih menjadi bahan pokok kebutuhan dapur yang berharga mahal di Gunungkidul. Pasalnya, hingga saat ini, jumlah stok komoditi ini cukup terbatas dan cenderung langka. Sejak beberapa bulan lalu, belum ada pasokan tambahan dari provinsi. Hal ini diduga terjadi lantaran pemerintah belum mengimpor gula dari luar negeri.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Johan Eko mengakui bahwa ketersediaan gula pasir di pasaran saat ini memang masih sangat terbatas. Hingga kini, pihaknya juga belum mendapatkan pasokan gula dari provinsi.

“Ini terus berkoordinasi dengan TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) DIY. Apabila sudah tersedia mungkin segera terdistribusi ke kabupaten/kota,” kata Johan, Selasa (07/04/2020).

Berdasarkan informasi yang masuk, kendala yang dialami saat ini terjadi karena pemerintah pusat belum mendatangkan gula dari luar negeri. Hal ini kemudian berdampak pada pasokan di daerah.

Berita Lainnya  Kado Istimewa dari Kementrian Bagi Penghuni Rutan di Hari Natal

“TPID juga menunggu pasokan distribusi gula dari pemerintah pusat. Informasinya, pasokan gula pasir mengandalkan pasokan dari luar atau impor. Dan itu merupakan kewenangan pemerintah pusat,” terang dia.

Kendati demikian, untuk saat ini stok gula pasir di Gunungkidul masih cukup aman, meskipun harganya masih bertengger di angka Rp 18 ribu per kilogramnya. Harga tersebut tentunya mengalami kenaikan jika dibanding dengan beberapa bulan lalu yang hanya berkisar pada harga Rp 12 ribu sampai Rp 13 ribu per kilogramnya.

“Ketersediaan untuk konsumsi mencukupi, harga masih stabil di harga Rp 18.000,” kata dia.

Eko menambahkan, di pasaran saat ini meski harga gula mengalami kenaikan, untuk harga daging ayam potong justru mengalami penurunan cukup signifikan. Hal itu dinilai merupakan dampak pandemi corona.

Berita Lainnya  Angka Kematian Covid19 di Gunungkidul Masih Tinggi

“Serapan daging ayam biasanya di hotel dan restoran. Sedangkan saat ini permintaan dari sektor tersebut mengalami penurunan,” pungkas Johan,

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis5 hari yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler