fbpx
Connect with us

Sosial

PDP Warga Gunungkidul Yang Meninggal Dunia Bertambah Satu Orang

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) meninggal dunia di Gunungkidul bertambah. Diketahui, PDP terakhir yang meninggal dunia tersebut merupakan warga Kecamatan Ponjong. Sebelumnya, dua warga yang dikategorikan PDP yang meninggal dunia merupakan warga Kecamatan Wonosari dan Karangmojo.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengkonfirmasi adanya tambahan 1 PDP warga Gunungkidul yang meninggal dunia. Hal ini membuat jumlah PDP meninggal dunia di Gunungkidul total menjadi 3 orang.

“PDP meninggal dunia (ketiga) merupakan warga Kecamatan Ponjong,” kata Dewi kepada wartawan, Selasa (07/04/2020).

Namun begitu, Dewi belum bisa berkomentar banyak mengenai PDP meninggal dunia tersebut. Pasalnya, PDP tersebut merupakan pasien baru. Sehingga pihaknya belum bisa melakukan penelusuran terkait data riwayat pasien.

“Karena (pasien) baru, saya belum tahu hasil PE (Penyelidikan Epidemiologi)nya, masih ditelusuri oleh petugas kami,” terang dia.

Secara umum, jumlah PDP di Gunungkidul sampai dengan update data terakhir pada Selasa siang ini adalah 32 orang di mana 3 diantaranya meninggal dunia. Sedangkan untuk total kategori Orang Dalam Pantauan (ODP) berjumlah 852 orang dengan 2 orang dirawat di rumah sakit. Sedangkan untuk pasien positif bertambah menjadi 2 orang dengan 1 orang telah dinyatakan sembuh.

“Jumlah negatif ada 9, untuk pasien positif (warga Kecamatan Playen) saat ini sudah dirawat di rumah sakit rujukan covid-19,” urai Dewi.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, PDP meninggal dunia pertama kali diketahui berasal dari wilayah Kecamatan Wonosari. Namun pasien tersebut belum sempat dilakukan swab sehingga hasil labnya tidak diketahui apakah positif corona atau tidak. Sedangkan PDP kedua meninggal dunia merupakan warga Kecamatan Karangmojo. Untuk PDP kedua ini, meski swab sudah dilakukan namun hingga saat ini hasilnya belum juga diketahui.

“Hasilnya (PDP meninggal dunia asal Karangmojo.red) belum keluar,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler