fbpx
Connect with us

Pendidikan

Guru Berdedikasi Tinggi Selama Pembelajaran Online Bakal Diganjar Penghargaan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul akan memberikan apresiasi terhadap para guru yang memiliki dedikasi tinggi dalam melaksanakan tugasnya selama pandemi corona ini. Saat ini dinas sendiri tengah melakukan pendataan guna nantinya akan memberikan penghargaan kepada sosok nyata para pahlawan tanda jasa ini.

Kepala Disdikpora Gunungkidul, Bahron Rosyid menuturkan, saat ini pihaknya masih melakukan monitoring berkaitan dengan kinerja para guru saat masa pandemi corona. Salah saunya adalah pendataan terhadap para guru yang rela mendatangi muridnya guna memuluskan kegiatan belajar mengajar. Menurutnya, hal tersebut menunjukan dedikasi serta tanggungjawab nyata mereka sebagai seorang guru.

“Saat ini baru kita data guru yang memiliki dedikasi tinggi dalam masa pandemi seperti saat ini. Nanti akan diberikan penghargaan. Karena saat ini juga masih ada kendala dalam pembelajaran onĺine misalnya sinyal yang buruk,” kata Bahron, Senin (11/05/2020).

Sampai dengan saat ini, pihaknya menerima laporan adanya 5 orang guru yang rela mengunjungi siswanya untuk membantu proses pembelajaran. Mereka melakukan sistem jemput bola karena adanya keterbatasan sinyal internet dan juga ada siswa yang tidak mengirimkan tugasnya.

Berita Lainnya  Dukungan Dari Dinas dan DPRD Atas Putusan Menteri Nadiem Hapus Ujian Nasional

“Selain itu juga ada siswa tidak memiliki perangkat gawai yang bisa untuk mengakses pembelajaran daring. Sebagian besar dari Kecamatan Semin. Memang di sana masih ada lokasi yang belum terjangkau jaringan telepon,” ucapnya.

Pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan pendidikan bagi murid yang saat ini tengah melaksanakan kegiatan belajar dari rumah. Misi utama belajar di rumah adalah tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar sekaligus juga memutus mata rantai penyebaran corona.

Sebelumnya, salah seorang Guru Tidak Tetap (GTT) SD Candirejo II, Semin bernama Pramesti Utami harus meluangkan waktunya untuk rutin mengunjungi satu orang muridnya. Pada masa pembelajaran online ini, sang siswa memang memiliki keterbatasan akses internet sehingga tak bisa mengikuti pembelajaran daring.

Berita Lainnya  Guru Honorer Tuntut Pemerintah Berikan Gaji Sesuai UMK

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler