Pemerintahan
Guru SD Cabul Akhirnya Dinon Aktifkan
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh D seorang ASN yang bertugas sebagai guru Kelas IV di Sekolah Dasar yang ada di Wonosari menjadi perhatian banyak orang. Saat kasus ini mencuat, D hanya diberi sanksi pemindahan kelas yang diampu saja namun untuk saat ini Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul mengambil tindak tegas dengan menonaktifkan D sebagai guru dan ditarik ke dinas.
Kasus dugaan pelecehan tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan oleh kedua belah pihak difasilitasi sekolah dan tim dari koordinator wilayah di Kapanewon Wonosari. Dimana kedua belah pihak telah sepakat, D sendiri selepas itu masih mengajar di sekolah tersebut ia hanya dipindah tugaskan sebagai guru kelas lainnya dan diberikan pembinaan.
Beberapa waktu kemudian, kasus ini menjadi perhatian berbagai pihak. Akhirnya Dinas Pendidikan memutuskan untuk menarik D dari sekolah tersebut dan saat ini bertugas di Dinas menunggu keputusan sanksi yang berlaku untuk dirinya atas perbuatan tidak menyenangkan itu.
“Sudah ditarik ke kantor (Dinas Pendidikan),” papar Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati.
Proses pemeriksaan dan klatifikasi terhadap yang bersangkutan tetap dilakukan. Hasil dari pemeriksaan dan klarifikasi ini akan menjadi bahan pengajuan ke BKPPD. Nunuk sendiri menegaskan bila D akan diproses sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengatakan, begitu BKPPD mendapatkan informasi terkait kasus pelecehan oleh oknum guru terhadap siswa SD pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk melakukan pemeriksaan atasan langsung terhadap guru berstatus ASN ini.
“Setelah hasilnya apakah ada dugaan pelanggaran disipin atau berat yang menjadi ranah bupati harus segera dilaporkan ke bupati. Nanti akan dibentuk tim pemeriksa untuk menindak lanjuti lebih lanjut,” kata Iskandar.
“Kami masih menunggu hasil dari Dinas Pendidikan,” papar dia.
BKPPD Gunungkidul menegaskan akan bertindak tegas terkait dengan kasus-kasus semacam ini. Pihaknya menghumbau kepada ASN agar tidak coba-coba melakukan pelanggaran disiplin.
“Kami bersama dengan bupati juga sudah keliling keseluruh OPD di Gunungkidul dan berpesan agar pimpinan melakukan pengawasan secara langsung. Kalau ada pelanggaran langsung dilakukan penindakan dan penyelesaian,” tutupnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Uncategorized1 hari yang laluGeger Pagi di Ponjong, Perempuan Muda Ditemukan Gantung Diri di Pohon Coklat
-
Sosial4 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Peristiwa11 jam yang laluJenazah Korban Gantung Diri Diotopsi, Kemungkinan Korban Pembunuhan?
-
Uncategorized6 hari yang laluPilur Kelor Memanas, Lurah Petahana Dituding Curi Start Numpang Program
-
Uncategorized1 minggu yang laluDelapan Dapur SPPG di Gunungkidul Tak Kunjung Beroperasi, Dari Persoalan IPAL Hingga Izin BGN
-
Uncategorized3 hari yang laluNikung Terlalu Melebar, Mahasiswi Tewas Usai Hantam Motor
-
Uncategorized3 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized4 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized3 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
