Connect with us

Pemerintahan

Hadapi Fenomena El Nino, Ini Saran Dinas Kepada Petani

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dalam menghadapi fenomena el nino saat musim kemarau, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menghimbau kepada petani agar menanam tanaman dengan masa panen yang pendek. Langkah itu sebagai upaya mitigasi untuk menghindari resiko gagal panen akibat kekurangan air.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Sustiwiningsih, mengatakan jika pada musim kemarau ini sesuai dengan prediksi BMKG akan terjadi fenomena el nino yang mana akan terjadi kondisi yang lebih kering daripada biasanya.

“Tanaman pangan musim kemarau yang jelas palawija, itu saja pada daerah yang ada irigasi kalau kelompok yang tidak ada sistem irigasi tidak berani menanam,” jelasnya.

Disebutnya, Dinas Pertanian dan Pangan sudah menugaskan pendampingan untuk memberikan informasi kepada petani agar menanam tanaman jangka pendek. Ia mencontohkan seperti kedelai ataupun kacang hijau. Untuk tanaman padi, ia menyarankan agar petani memilih varietas padi yang memiliki umur lebih pendek daripada umumnya.

Berita Lainnya  Saat Petugas dan Warga Berjibaku Kembalikan Keindahan Pantai Selatan Yang Porak Poranda Dihantam Gelombang Pasang

“Kalau padi kita sarankan yang umurnya pendek yang 90 hari panen seperti varietas padjadjaran. Kan ada umurnya yang 120 hari, 100 hari, dan 90 hari,” terang Sustiwiningsih.

Selain itu, menurutnya pada musim kemarau petani juga bisa beralih menanam sayuran seperti bawang merah ataupun cabai. Terkait kesediaan pangan, Ia optimis musim kemarau kali ini tidak akan berpengaruh besar. Petani sudah terbiasa melakukan penyimpanan ditempatnya masing-masing sebagai cadangan pangan.

“Tentu petani harus bisa menyimpan hasil pertaniannya sebagian cadangan pangan, tapi juga jangan sampai kering biar keamanan pangan terjaga,” tutupnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler