Sosial
Harga Bahan Pokok Mulai Merangkak Naik Jelang Puasa, Masyarakat Pilih Barang Impor
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Selama beberapa pekan belakangan ini, harga bawang putih dan bawang jenis lain terus mengalami kenaikan yang signifikan. Sejumlah pembeli dan pedagang pun mulai mengeluh lantaran harga yang naiknya lebih dari 10 ribu per kilogramnya. Kenaikan harga ini ini disinyalir lantaran cuaca selama beberapa pekan terakhir yang tidak menentu. Hal ini kemudian berpengaruh pada jumlah dan kualitas pasokan bawang ke Gunungkidul. Kurang dari sebulan menjelang hari puasa, terpantau sejumlah bahan kebutuhan pokok masih dalam kondisi stabil. Sejumlah komoditi tersebut meski terdapat beberapa yang mengalami kenaikan, namun tidaklah signifikan harga bawang.
Dalam operasi pasar yang digelar pada Senin (15/04/2019) silam, Bupati Gunungkidul bersama TPID DIY menggelar operasi pasar untuk mengetahui harga kebutuhan barang dan stok menjelang bulan puasa. Dari pantauan ini, harga bawang masih mengalami kenaikan yang paling dominan. Jika pada hari biasanya bawang putih hanya berkisar 18 ribu hingga 24 ribu, sekarang bahkan berada di kisaran harga 35 ribu hingga 40 ribu per kilo. Sedangkan untuk bawang putih kating yang biasanya seharga 28 ribu sampai 35 ribu per kilo, saat ini bisa mencapai harga 50 ribu per kilonya.
Untuk bawang merah sendiri juga masih dalam harga yang tinggi yakni jika di hari biasa 35 ribu per kilonya, sekarang bisa mencapai 40 ribu sampai dengan 45 ribu per kilo. Itu pun tergantung ukuran, kualitas maupun pasokan dari para produsen. Untuk jenis bawang putih biasa dan kating, para konsumen pun ternyata lebih memilih barang import, selain ukurannya lebih besar dalam proses pengupasannya pun lebih mudah.
“Untuk harga bawang segala jenis mulai ada kenaikan itu sejak beberapa pekan ini. Faktor cuaca sepertinya tidak begitu mendukung jadi pengaruh di harga juga,” papar salah seorang pedagang di Pasar Argosari, Sri Rahayu, Rabu (16/04/2019) siang.
Selain harga bawang, harga cabai pun juga ada yang mengalami kenaikan dibandingkan dengan hari-hari biasa. Kisaran kenaikannya pun dari seribu rupiah hingga 2 ribu per kilonya. Untuk harga telur setiap harinya pun berubah-ubah, mulai dari harga 22 ribu per kilo, bisa naik sampai diharga 24 ribu 25 ribu, namun untuk penurunan harga pun juga terjadi cukup cepat. Sementara harga beras dengan kualitas sedang masih berkisar diharga 11 ribu hingga 12 ribu.

Harga daging ayam juga, dan ikan laut masih dalam harga stabil yakni berkisar 32 hingga 34 ribu per kilo untuk daging ayam. Kemudian untuk daging sapi dengan kualitas baik masih berkisar pada harga 125 ribu per kilogramnya. Dari harga-harga saat ini, dimungkinkan masih akan terjadi kenaikan saat mendekati bulan puasa.
“Ya ada pengaruh dengan penjualan tapi tidak begitu signifikan. Mungkin dalam waktu dekat bisa naik lagi atau bahkan turun. Untuk rempah-rempah juga ada sedikit kenaikan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul mengungkapkan jika beberapa pekan ini bedasarkan pantauan yang dilakukan memang untuk harga segala jenis bawang masih dalam pada harga yang tinggi. Berbagai faktor mempengaruhi naik turunnya harga kebutuhan pokok di Gunungkidul. Terlebih petani di Gunungkidul sebagian tidak bisa memenuhi pasokan dan kebutuhan konsumennya. Misalnya saja seperti bawang merah dan cabai, meski beberapa waktu lalu Gunungkidul dapat memproduksi sendiri namun sekarang geliatnya sudah tidak begitu terlihat.
“Kita harus sadari jika barang atau kebutuban pokok tidak semuanya bisa dipenuhi dari lokal. Bahkan seperti bawang saja masyarakat dan pedagang memilih yang import. Tentunya kami upayakan pemetaan. Kalau untuk persediaan saya kira cukup, inflasi di Gunungkidul tentunya rendah dibandingkan dengan kabuaten atau kota lain, jadi tidak perlu khawatir,” tuturnya.
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized1 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized3 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized3 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized3 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized2 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
