Peristiwa
Harga Belalang Goreng Kini Lebih Mahal Dari Emas
Paliyan,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Belalang goreng awalnya merupakan salah satu makanan yang biasa dikonsumsi oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah di Gunungkidul. Namun seiring berjalannya waktu, jenis makanan ini tak lagi bisa dikonsumsi oleh kalangan masyarakat ini lantaran harganya yang sangat tinggi. Bahkan dalam beberapa waktu terakhir ini, masyarakat bahkan harus ikut berpuasa mengkonsumsi renyah dan nikmatnya belalang goreng lantaran harganya mengalami kenaikan yang sangat signifikan.
Memasuki bulan suci Ramadan, herga belalang goreng naik tajam. Harganya bahkan lebih mahal dari pada perhiasan emas.
Dikatakan oleh salah seorang penjual walang goreng asal Desa Karangasem, Kecamatan Paliyan, Luqman Said, permintaan konsumen terhadap belalang goreng saat ini mengalami kenaikan yang sangat tinggi. Adanya kenaikan permintaan ini terpaksa harus diikuti dengan penaikan harga oleh pihaknya mengingat hasil buruan belalang tak mengalami peningkatan berarti. Jompangnya jumlah produksi dan permintaan ini membuat pihaknya cukup kalang kabut dalam memenuhi pesanan dari pelanggan.
Pada awal bulan ini, sebelum puasa tiba, per kilogramnya harga belalang goreng matang mencapai Rp 400 ribu rupiah.
"Sekarang, hanya berselang seminggu malah sudah tembus Rp 450 ribu per kilonya," kata Luqman kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Minggu (20/05/2018).
Ditambahkan Luqman, kenaikan harga belalang ini diperkirakan akan terus terjadi. Ia bahkan memperkirakan mendekati hari raya Lebaran, harga belalang akan menembus Rp 600 ribu per kilogramnya. Hal ini lantaran pesanan belalang akan semakin banyak mengingat banyaknya pemudik yang pulang kampung pada saat Lebaran.
"Kan besok banyak pemudik yang gemar belalang, kalau stok menipis harga sudah pasti akan melambung," imbuh dia.
Hal serupa juga diungkapkan oleh Sutini, pedagang belalang goreng di jalan Jogja-Wonosari. Dia mengatakan, harga belalang goreng merkoket lantaran bahan baku susah untuk ditemukan. Jika pun ada harganya sudah cukup tinggi.
"Mentahnya saja lebih mahal dari pada daging sapi sekitar Rp 120-130 ribu perkilonya. Sedangkan untuk membuat 1 kilogram belalang goreng butuh 2 kilogram belalang mentah," lanjut Sutini.
Saat ini, kata Sutini dirinya mampu menjual sampai dengan 10 kilogram belalang goreng. Diperkirakannya, permintaan akan semakin melambung mendekati lebaran nanti.
"Belalang goreng bisa tahan lama asal dikemas dengan tepat. Bisa dengan toples yang ditutup rapat," pungkas dia.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
