Connect with us

Sosial

Harga Gula Pasir Merangkak Naik, Daya Beli Masyarakat Menurun

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Harga komoditas gula pasir di pasaran mengalami kenaikan. Meski tidak begitu signifikan namun berdampak pada daya beli masyarakat. Hal tersebut ditambah lagi sepinya sejumlah warung makan yang terdampak isu antraks.

Salah seorang pedagang pasar Argosari, Turgiyanti mengatakan, sejak beberapa hari terakhir harga gula pasir mengalami kenaikan dari Rp 665.000 per 50 kilogram kini naik menjadi Rp 675.000. Dirinya juga menjadi kesulitan untuk menentukan harga eceran.

“Kita menjual Rp 14.500 per kilogramnya. Dulu itu sempat Rp 12,000 naik Rp 12,500 naik lagi Rp 13,000 dan kemudian Rp 14,500,” terang dia, Minggu (16/02/2020).

Disinggung mengenai penyebab kenaikan harga gula sendiri ia tidak mengetahui secara pasti. Bahkan jawaban itu juga tidak dapat diperoleh ketika dia bertanya pada sales penyetor gula.

Berita Lainnya  Durian-durian Jumbo Produksi Asli Gunungkidul

“Saya tanya salesnya kok mahal, ya kulaknya sudah mahal buk, begitu,” ucap dia.

Saat ini dirinya mengaku mengalami penurunan pendapatan lantaran kenaikan harga gula itu. Terlebih saat ini pedagang kuliner seperti bakso dan mie ayam juga mengalami penurunan permintaan.

“Kalau sepi ini pasti, banyak pedagang bakso,bakmi, mi ayam yang merasa sepi, terus pengaruh banget dengan jualanku,” kata dia.

Sebagaimana diketahui, untuk harga gula pasir memnag sejak beberapa waktu terakhir mengalami lonjakan yang signifikan. Tak hanya di wilayah Gunungkidul saja, melainkan di daerah lain pun mengalami hal serupa. Dampaknya pun mengarah pada permintaan masyarakat yang terus berkurang.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata1 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis2 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Berita Terpopuler