Peristiwa
Hari Pertama Penerapan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Diminta Putar Balik
Playen,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Untuk membatasi kunjungan wisatawan, Kabupaten Gunungkidul mulai menerapkan skema ganjil genap di kawasan wisata. Skema ini akan terus diberlakukan saat akhir pekan. Sejumlah petugas gabungan mulai diterjunkan untuk melakukan penyisiran terhadap kendaraan-kendaraan wisatawan yang masuk ke Gunungkidul. Tak hanya sekedar menyasar plat nomor kendaraan saja, petugas juga memeriksa vaksin dan mewajibkan pengunjung melakukan scan aplokasi PeduliLindungi sebelum diperbolehkan meneruskan perjalanan.
Seperti yang diketahui, sesuai instruksi Mentri Dalam Negeri, penerapan ganjil genap untuk pembatasan kunjungan wisatawan mulai diterapkan di Gunungkidul sejak Jumat (22/10/2021) malam kemarin. Berdasarkan pantauan pidjar-com-525357.hostingersite.com, hingga Sabtu (23/10/2021) sore ini, sudah ada puluhan bus wisata yang diminta untuk putar balik karena plat nomornya tak sesuai dengan yang diperbolehkan.
Petugas sendiri disebar di sejumlah titik, diantaranya adalah di kawasan Rest Area Bunder, Kompleks Terminal Dhaksinarga Wonosari, dan Terminal Semin.
Koordinator Pos Jaga Rest Area Bunder, Iptu Paeran menuturkan, penyekatan akan terus dilakukan hingga Minggu petang pukul 18.00 WIB. Upaya ini dilaksanakan karena Gunungkidul masih dalam penerapan level 2. Sehingga, lokasi wisata masih dibatasi 25% dari kapasitas normal.
“Dalam pemeriksaan yang kami lakukan, terpaksa lebih dari 20 bus besar yang kami minta putar balik. Di sini memamg titik paling barat penyekatan,” kata Paeran, Sabtu (23/10/2021) siang.

Sementara bus yang berhasil masuk akan diberikan stiker sebagai tanda. Stiker ini nantinya hanya berlaku 24 jam. Menurut Paeran, dengan upaya pembatasan ini, diharapkan bisa meminimalisir kepadatan pengunjung. Sehingga nantinya, kondisi Gunungkidul terus kondusif dari persebaran covid19.
“Kami berjaga di titik titik penyekatan, melekat selama 24 jam,” terang dia.
Sementara itu, salah seorang sopir bus, Tyas mengaku terpaksa harus putar balik karena tak mengetahui adanya aturan penerapan ganjil genap yang mulai diberlakukan di wilayah Gununungkidul. Hal ini juga dirasakan sejumlah pemandu wisata yang juga tak mengetahui informasi ini.
“Mau gak mau ya harus putar balik, karena sudah aturan,” tandas dia.
-
Uncategorized1 minggu yang laluMantan Kepala Benarkan Alat-alat Musik Studio SKB Gunungkidul Berada di Rumahnya, Sebut Untuk Kursus Musisi Muda Kawasan Selatan
-
Uncategorized7 hari yang laluTak Berhasil Saat Diminta Perbaiki Listrik, Dimas Dikeroyok Secara Brutal, Dari Diinjak Hingga Dihantam Senter
-
Sosial3 minggu yang laluKisruh Tunggakan Capai 85 Juta Dalam Dua Tahun Terakhir, Penyetoran Pembayaran PBB-P2 di Kalurahan Sawahan “Bocor”?
-
Uncategorized3 minggu yang laluSuhu Terendah di Gunungkidul Capai 19 Celcius
-
Uncategorized2 minggu yang laluStudio Musik dan Rekaman SKB Gunungkidul Kini Lumpuh Total Gegara Alat Hingga Sound Dibawa Pulang Mantan Pejabat
-
Uncategorized2 minggu yang laluTragis, Wanita Muda Ditemukan Gantung Diri di Kamarnya
-
Pemerintahan2 minggu yang laluProyek Pengeboran Bekah Gagal Total Karena Salah Anilisis, PDAM Tirta Handayani Diminta Gandeng Akademisi
-
Uncategorized2 minggu yang laluDua Kasus Gantung Diri Terjadi dalam Sehari di Gunungkidul, Lansia Pria dan Perempuan Ditemukan Meninggal
-
Uncategorized5 hari yang laluLaka Beruntun Maut 4 Kendaraan di Selang, Seorang Remaja Tewas
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemuda 22 Tahun Ditemukan Gantung diri di Dapur Rumah
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Lansia di Candirejo Ditemukan Meninggal Terbakar
-
Kriminal4 minggu yang laluPenipuan Program Koperasi Desa Merah Putih Terbongkar, Pelaku Minta Uang hingga Rp80 Juta ke Kalurahan
