Sosial
Mantan Napi Terorisme di Poso Akhirnya Bebas, Diantar Pulang ke Rumahnya Panggang dengan Pengawalan Ketat
Panggang,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–S alias Salim Jimy alias Yahya alias Mukti Wibowo alias Kholid, mantan narapidana kasus terorisme beberapa tahun silam telah bebas dari masa kurungannya. Selasa (18/05/2021) sore tadi dia tiba di rumah orang tuanya, Padukuhan Waru, Kalurahan Girisekar, Kapanewon Panggang.
Sebagaimana diketahui, S sendiri merupakan salah satu terdakwa kasus terorisme di Poso, Sulawesi Tengah beberapa tahun lalu. Ia telah menjalani masa hukumannya selama 7 tahun. Sebenarnya ia divonis hukuman 10 tahun penjara, namun kemudian mendapatkan remisi 3 tahun dari Kementerian Hukum dan HAM sehingga bebas lebih cepat.
Pada kepulangan S ini dikawal ketat oleh petugas berwajib. Sekitar pukul 16.00 WIB, S tiba di rumah orang tuanya. Isak tangis keluarga pecah saat mobil yang membawa S tiba di depan rumah, ia juga disambut oleh tokoh masyarakat serta pamong pemerintah Kalurahan Girisekar.
“Secara administrasi dia warga sini (Girisekar) kemudian merantau dan tiba-tiba tahun itu dapat kabar kalau terlibat dalam aksi terorisme kemudian ditangkap kepolisian. Tadi diantar oleh penegak hukum,” ujar Sutarpan, Lurah Girisekar.
Sutarpan mengungkapkan atas apa yang terjadi dan dialami kemarin menjadi pembelajaran hidup S. Ia berharap kedepan mantan teroris itu menjadi pribadi yang lebih bisa berbaur dengan masyarakat sekitar seperti dulu, dan tidak terjerumus dalam hal negatif.

“Semoga segera bisa membaur dengan masyarakat sini seperti dulu,” kata Sutarpan.
Kemudian dirinya juga berharap ada pemantuan secara berkala dari aparat penegak hukum dan edukasi yang lebih lagi. Masyarakat juga dihimbau tidak perlu khawatir, tetap tenang dan memberikan dukungan kepada S.
Ke awak media, S mengungkapkan selama di penjara ia merasa bersalah dan selalu kepikiran dengan orang tua serta anak dan istrinya. Disana ia mendapat pendidikan pengamalan Pancasila, juga belajar banyak ilmu dan hikmah dibalik apa yang dialaminya.
“Mudah-mudahan saya bisa berpartisipasi di lingkungan sini,” terang S.
Senyum sumringah ia tunjukkan saat bertemu dengan keluarga. Berbagai pengalaman serta apa yang ia alami saat itu juga ia ceritakan kepada keluarga untuk menjadi pembelajaran bersama.
-
Info Ringan1 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 hari yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 hari yang laluResep Soto Tangkar
-
Uncategorized2 minggu yang laluLomba Rebahan Pertama di Indonesia Digelar di JCM, Siapkan Hadiah Rp5 Juta
-
Budaya4 minggu yang laluWujudkan Kedaulatan Budaya, Kampung Gambiran Yogyakarta Semai Biji Pohon Gambir
-
Uncategorized4 minggu yang laluMotor Pelajar Raib Saat Jam Sekolah, Polisi Bekuk Pelaku di Alun-Alun Wonosari
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Transformasi Birokrasi di Era Pemerintahan Digital, Diskominfo Luncurkan Inovasi Sadulur
-
Peristiwa4 minggu yang laluLansia di Rongkop Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah
-
Uncategorized4 minggu yang laluMuncul Titik-titik Amblasan Baru, BPBD Gunungkidul Gandeng Universitas Diponegoro Teliti Struktur Tanah di Tileng
-
Pemerintahan3 minggu yang laluAntisipasi Kasus Kekerasan Layaknya di Kota Yogyakarta, Pemkab Gunungkidul Perketat Pengawasan di Daycare
-
Uncategorized2 minggu yang laluSewindu Mengabdi untuk Pendidikan, SMA Muhammadiyah Al Mujahidin Catatkan 1.000 Prestasi
-
Uncategorized2 minggu yang laluProses Hukum Kasus Pencurian di Pantai Drini Berlanjut, Begini Penjelasan Polisi
