fbpx
Connect with us

bisnis

Hari Pertama Puasa, Harga Telur dan Daging Ayam Meroket

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Sejumlah komoditas pangan berupa bahan lauk pauk di sejumlah pasar di Gunungkidul mengalami kenaikan harga di hari pertama puasa tahun ini. Kendati demikian, pemerintah menilai kenaikan harga tersebut masih pada ambang normal.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih mengatakan, kenaikan harga yang sudah mulai terlihat ialah ayam boiler. Harga ayam dimana pekan lalu satu kilogram masih Rp 33 ribu, saat ini mencapai Rp 38 ribu.

“Gula pasir juga mengalami kenaikan tapi tidak signifikan, tadinya Rp 12 ribu per kilogram menjadi Rp 12.500,- per kilogramnya,” ucap Yuni, Selasa (13/04/2021).

Tak hanya itu, lauk pauk lainnya seperti telur juga mengalami lonjakan. Dimana harga pekan lalu ada pada kisaran Rp 21 ribu per kilogram saat ini mencapai Rp 25 ribu per kilogram.

“Kalau untuk ketersediaannya aman. Kebutuhan pokok yang lain cenderung stabil,” papar Yuni.

Kenaikan harga ayam ini juga dirasakan salah satu pedagang ayam di Pasar Argosari Wonosari, Rohima. Menurutnya kenaikan terjadi berturut-turut sejak satu pekan menjelang Ramadhan.

“Naiknya setiap hari seribu rupiah, pasokan aman tapi ya keuntungan makin tipis,” jelas ibu anak satu ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul, Johan Eko menambahkan, secara intens pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah Istimewa Yogyakarta menjelang Bulan Ramadhan ini. Menurutnya tren kenaikan di setiap hari besar keagamaan ini hal yang lumrah.

“Karena daya beli masyarakat meningkat, bisa dilihat dari ramainya pasar serta pusat perbelanjaan,” pungkas Johan.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler