fbpx
Connect with us

Sosial

Harlah NU ke-95, Pegang Teguh Kebersamaan dan Jadi Penyangga Kebhinekaan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)– Hari ini Minggu (31/01/2021) merupakan hari lahir Nahdatul Ulama yang ke-95 tahun. Tak ada perayaan dalam bentuk pengajian akbar ataupun kegiatan sosial lainnya karena masih dalam kondisi pandemi covid-19.

Ketua Pengurus Cabang NU Gunungkidul, Arif Gunadi mengatakan, di tengah pandemi covid-19, NU tetap menjadi organisasi sosial kegamaan Islam besar yang mempunyai platform strategis untuk menjaga stabulitas nasional. Dalam bentuk keamanan dan ketentraman warga tanpa ada fragmentasi suku, agama, ras dan golongan.

NU tetap akan menjadi penyangga kebhinekaan dan moderasi dalam beragama dengan mengedepankan sikap toleransi dan membangun bangsa dengan dasar persatuan dan kesatuan,” papar Arif, Minggu siang.

Dikatakan Arif, NU merupakan wadah persatuan dari berbagai macam perbedaan dalam hal kebangsaan. Namun demikian tetap konsisten dan berkomitmen untuk mengamalkan Ahlusunnah Wal Jamaah.

Sinergitas antar elemen bangsa menjadi fondasi merajut asa menuju Indonesia yang rohmatan Lil Al-Amin,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Gunungkidul, Lutfi Harits mengatakan, di tengah pandemi ini pihaknya akan fokus melanjutkan edukasi kepada warga tentang pentingnya disiplin dalam menaati imbauan pemerintah. Ia juga akan memberikan perhatian khusus kepada warga yang membutuhkan perhatian khusus.

Kami masih akan konsisten dalam berbagi kepada warga masyarakat yang terdampak pandemi ini,” kata pria yang akrab dipanggil Gus Lutfi ini.

Ia berharap masih bisa tetap berkhidmad untuk NU dan muncul kader baru penerus perjuangan Dakwah Aswaja. Tentu saja tak lepas dari komitmen kebangsaan.

Kami selama ini tetap memegang teguh komitmen kebangsaan yang selama ini konsisten disuarakan oleh Nahdliyin semoga bisa diikuti seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Gus Lutfi.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler