fbpx
Connect with us

Sosial

Hasil Rapid Tes Penghulu KUA Dinyatakan Reaktif, Jalani Isolasi di Wisma Wanagama

Published

on

Paliyan,(pidjar.com)–Seorang penghulu reaktif rapid tes. Saat ini, penghulu tersebut tengah diisolasi di Wisma Wanagama. Sejumlah langkah antisipasi mulai dilakukan oleh Kemenag Gunungkidul menyikapi hasil itu.

Kepala Kantor Kemenag Gunungkidul, Arief Gunadi membenarkan adanya salah seorang penghuluny yang hasil rapid tesnya reaktif. Dijelaskannya, penghulu itu bertugas di KUA Kapanewon Paliyan. Sesuai dengan prosedur yang berlaku, yang bersangkutan telah menjalani isolasi dan uji swab di RSUD Wonosari.

“Beliau melaksanakan karantina di Wisma Wanagama,” ujar Arief kepada pidjar.com, Rabu (24/05/2020).

Menurutnya, kepada jajaran Kemenag, yang bersangkutan sempat mengaku heran kenapa hasil rapid tesnya bisa reaktif. Hal ini lantaran selama ini, penghulu tersebut hanya berada di satu wilayah dan tidak bepergian.

Berita Lainnya  Penyembelihan Hewan Kurban Yang Ramah Lingkungan, Begini Himbauan Kemenag

“Ya meskipun ini belum pasti karena baru rapid tes, tapi tetap kami jadikan pelajaran untuk lebih antisipasi. Sejauh ini penghulu tersebut belum menikahkan calon pengantin,” jelasnya.

Ia memastikan kendati satu penghulu di KUA Paliyan reaktif, hal ini tidak akan mengganggu aktivitas layanan. Jadwal pernikahan yang tersusun akan dilaksanakan seperti biasanya.

“Kami pastikan tidak terganggu,” ucap Arief.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawati mengatakan, sebanyak empat orang warga kabupaten Gunungkidul kini menjalani karantina di Wisma Wanagama Kecamatan Playen. Keempat orang tersebut berasal dari Kecamatan Playen dan Kecamatan Paliyan.

“Belum diketahui ya secara detil petugas KUA Kapanewon Paliyan yang reaktif tersebut dari alur pasien positif yang mana,” papar Dewi.

Sejauh ini laporan Puskesmas hanya secara global. Adapun yang mengetahui secara detail yakni petugas Puskesmas Paliyan.

Berita Lainnya  Dalam Sebulan Terakhir, Jumlah Ternak Mati Mendadak Tembus Lebih Dari 100 Ekor

“Dan kami memang tidak merekomendasikan untuk resepsi pernikahan, akad nikah masih bisa dilaksanakan namun harus dengan protokol covid yang ketat,” tutup dia.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler