Connect with us

Sosial

Kasus KDRT Didominasi Pasangan Muda, Faktor Ekonomi Akibat Pandemi Disebut Jadi Penyebab Utama

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kasus kekerasan dalam rumah tanggan (KDRT) di Kabupaten Gunungkidul masih terus terjadi. Hanya selama pandemi ini, sedikitnya ada 4 kasus KDRT yang telah dilaporkan ke Polres Gunungkidul. Jumlah ini terhitung sejak Maret hingga pertengahan Juni 2020. Diduga, kasus KDRT yang terjadi ini sebenarnya cukup banyak, namun tak banyak korban yang berani melapor. Sebagian juga mampu diselesaikan pada ranah kekeluargaan.

Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Enny Widhiastuti memaparkan, terjadi peningkatan laporan kasus KDRT ke Polres Gunungkidul selama masa pandemi ini. Saat ini, kasus tersebut tengah ditangani oleh penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Gunungkidul.

“Sudah ada empat korban yang melapor, hampir seluruhnya merupakan pasangan muda,” ujar Enny kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Rabu (24/06/2020).

Enny menambahkan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan. Sejumlah saksi sudah dimintai keterangan.

Berita Lainnya  Daftar Pencalonan, Mantan Kades Baleharjo Tengah Malam Diarak Puluhan Pemuda

Berbeda dengan Polres Gunungkidul, data berbeda disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Gunungkidul. DP3AKBPMD mengklaim bahwa saat ini, tidak ada laporan KDRT.

Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul, melalui Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Rumi Hayati menjelaskan, berdasarkan laporan yang masuk di P2TP2A, tidak ada laporan maupun pengaduan berkaitan dengan KDRT. Namun begitu, ia menduga bahwa banyak korban KDRT yang memilih jalur lain dan tidak melapor kepada P2TPA.

“Kemungkinan bisa tertangani di tingkat bawah,” jelas Rumi.

Sejauh ini, lanjut Rumi, untuk penanganan kasus KDRT diselesaikan secara berjejaring. Pihaknya juga sudah membentuk Forum Pananganan Korban Kekerasan (FPKK) yang ada di tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa.

Berita Lainnya  Tanam Kedelai Varietas Anyar, Hasil Panen Petani Bleberan Melonjak Hingga 50%

“Harapannya jika ada kasus atau kejadian bisa ditangani di masing-masing jenjang terlebih dahulu,” papar dia.

Sementara itu Direktur Rifka Annisa Women Crisis Center Yogyakarta, Defirentia One Muharomah memaparkan selama periode Januari – Mei 2020 ini, Rifka Annisa telah mendampingi sebanyak 146 kasus kekerasan terhadap perempuan. Sebagai contoh, pada bulan April, ada sebanyak 67 orang mengakses layanan dan pada bulan Mei meningkat 98 orang.

Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang berkisar 30 hingga 40-an orang yang mengakses layanan. Meskipun ada peningkatan pengaduan, namun tidak semua berlanjut ke pendampingan. Namun demikian ia enggan menyebut sebaran jumlah per wilayah di setiap kabupaten maupun kota di DIY.

Berita Lainnya  Operasi Pasar Minyak Goreng, Kini Diambil Perwakilan Untuk Didistribusikan Pada Warga Yang Telah Terdata

“Tidak berlanjut karena misalnya posisi klien di luar DIY sehingga untuk memudahkan tindak lanjut pendampingan mereka dirujukkan kepada lembaga yang layanan jaringannya Rifka Annisa,” jelas Defi.

Ia menyebut, peningkatan kasus KDRT selama masa pandemi, pemicunya konflik yang disebabkan faktor ekonomi. Di mana ada klien korban KDRT suaminya mengalami PHK. Ketika di masa pandemi Covid19 seperti sekarang ini semakin banyak orang yang di PHK maka semakin sering konflik terjadi di dalam rumah tangga.

“Yang paling banyak jadi pemicu memang dari faktor ekonomi, kehilangan pendapatan, kehilangan pekerjaan. Sehingga keluarga mereka menjadi lebih rentan konflik,” tandas dia.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata2 minggu yang lalu

Kejuaraan Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III Digelar di Pantai, 458 Atlet dari 7 Provinsi Berebut Juara

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Tanjungsari, (pidjar.com)- Kejuaraan Open Sepatu Roda Bupati Gunungkidul Cup III 2026 hadir dengan konsep berbeda. Untuk pertama kalinya, lintasan...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

Berita Terpopuler