Pemerintahan
Hati-Hati, Penyintas Covid19 Masih Bisa Terinfeksi Lagi
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kemungkinan tertular covid19 bisa terjadi kepada siapa saja dan kapanpun, termasuk penyintas covid19. Kejadian semacam ini telah banyak ditemukan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Gunungkidul. Ada banyak penyintas covid19 yang kembali terpapar, baik masyarakat umum maupun para tenaga medis. Untuk itu pemerintah tetap menghimbau pada para penyintas covid agar tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Dewi Irawaty, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, mengungkapkan jika pihaknya telah menemukan beberapa kasus infeksi covid19 terhadap penyintas. Pihaknya kini pun sedang melakukan pendataan terkait adanya temuan baru tersebut.
“Jumlah secara pastinya belum tahu, karena masih pendataan,” kata Dewi Irawaty, Minggu (08/08/2021).
Sejumlah warga yang terpapar kembali virus covid19 sebelumnya telah dinyatakan sembuh oleh petugas medis. Tak hanya warga saja, petugas medis yang sebelumnya terpapar covid19 dan dinyatakan sembuh kini mulai ada yang terpapar lagi. Dalam laporan yang telah masuk, temuan kasus tersebut kini telah ditangani oleh fasilitas kesehatan dan para pasien sedang dalam perawatan dan pemantauan petugas medis.
“Kasus terpaparnya kembali warga oleh covid19 seluruhnya dapat kembali pulih,” sambung Dewi.
Lebih lanjut, Dewi menyampaikan jika kasus tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar tetap menerapkan prokes disetiap kegiatannya agar dapat melindungi diri dan orang-orang disekitarnya.
“Kami tetap menghimbau masyarakat agar tak abai dalam menerapkan prokes disetiap kegiatan,” terang dia.
Sementara itu, Faisal, Warga Kapanewon Karangmojo mengungkapkan jika dirinya dalam kurun waktu sebulan ini dirinya sedang menjalani isolasi kedua kalinya. Sebulan yang lalu ia sempat terpapar covid19 dari kelaurganya, dan belum lama ini ia diduga terpapar kembali. Sembari menunggu hasil tes PCR, ia diminta untuk isolasi mandiri terlebih dahulu.
“Sekitar sebulan yang lalu pernah terpapar dari keluarga, sudah isoman dan boleh keluar. Belum lama ini terpapar dari keluarga lagi, Jumat (06/08/2021) kemarin tes PCR di Puskesmas sekarang isoman lagi sambil nunggu hasilnya keluar,” jelas dia.
Secara kumulatif, hingga Sabtu (07/08/2021) pasien terkonfirmasi covid19 di Gunungkidul mencapai 15.241 kasus. Merujuk pada data Dinas Kesehatan Gunungkidul, 1.974 kasus kini tengah menjalani perawatan dan sedang isolasi mandiri. Kesembuhan pasien pun konsisten mengalami peningkatan, hingaa kini keseluruhan pasien sembuh mencapai 12.445 orang, dan 822 pasien covid19 meninggal dunia. (RONI)
-
Uncategorized24 jam yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized5 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Sosial2 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized19 jam yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized22 jam yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Pemerintahan2 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized1 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Pariwisata3 minggu yang laluOnsen Resort Kaliurang, Tawarkan Pengalaman Menginap Bernuansa Jepang di Lereng Merapi
