fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Hampir 30% Warga Gunungkidul Tervaksin dan Persiapan Booster Moderna Untuk Tenaga Kesehatan

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Kementerian Kesehatan berencana melakukan vaksin ketiga bagi tenaga kesehatan. Sejumlah persiapan mulai dilakukan oleh pemerintah berkaitan dengan vaksinasi tersebut. Namun begitu, hingga saat ini masih belum ada jadwal pasti penyuntikan vaksin booster jenis moderna ini lantaran masih dalam tahapan pendistribusian.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terkait dengan berapa nakes yang akan mendapatkan vaksin dosis ketiga ini. Selain pendataan, pihaknya juga masih melakukan persiapan-persiapan lainnya.

“Kita data dulu berapa jumlah nakes yang harus mendapatkan vaksin dosis ketiga ini,” kata Dewi Irawaty, Sabtu (07/08/2021).

Adapun menurutnya vaksin ketiga ini masih dalam perjalanan pendistribusian. Pihaknya pun juga masih menunggu kebijakan kapan akan diselenggarakan vaksin dosis ketiga. Namun begitu, jikapun kemudian proses vaksinasi akan dilaksanakan dalam waktu dekat, pihaknya memastikan telah siap.

“Masih menunggu kebijakan dan kabar lanjutan. Sementara untuk vaksin dosis ketiga mendatang masih difokuskan untuk nakes,” paparnya.

Saat ini pemerintah masih terus melakukan akselerasi vaksinasi bagi lansia dan petugas publik. Terobosan untuk percepatan vaksinasi juga terus dilakukan. Mulai dari jemput bola hingga menggandeng sejumlah pihak. Capaian hingga pekan lalu, 28 persen warga Gunungkidul telah divaksin.

Pihaknya juga menghimbau kepada lansia, petugas publik dan lainnya jika terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) sebaiknya dikonsultasikan dengan puskesmas atau faskes terdekat. Sehingga bisa diketahui dan dilakukan penanganan.

Vaksinasi sendiri masih terus dikebut agar kekebalan komunal bisa terbentuk dengan baik. Jika pun terpapar covid19 resikonya sangat kecil dan tidak terlalu fatal. Namun begitu, hal tersebut juga harus diimbangi dengan pola hidup yang sehat serta penerapan protokol kesehatan ketat.

Data dari Dinas Kesehatan, per Sabtu (06/08/2021) ada tambahan orang terkonfirmasi covid19 sebanyak 202 orang. Dengan demikian total di Gunungkidul selama pandemi ada 15.443 orang terkonfirmasi positif dimana 12.606 orang dinyatakan sembuh, 1997 orang masih dalam isolasi mandiri dan perawatan di rumah sakit, serta 840 orang meninggal dunia.

“Hari ini ada 18 kasus meninggal, 1 diantaranya merupakan warga isolasi mandiri,” jelas Dewi.

Saat ini, tren penularan dan kematian covid19 di Kabupaten Gunungkidul mengalami penurunan. Pada 1 bulan lalu misalnya, ada sejumlah klaster besar hasil tracingnya banyak sekali orang terpapar. Di mana data terentry setiap hari mencapai 300 bahkan 400 kasus baru, dan lebih dari 20 orang meninggal dunia per hari.

“Prokes harus tetap diterapkan. Untuk pengendalian semua berada di tangan masyarakat,” tutupnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler