Peristiwa
Hujan Deras, Dua Lubang Menganga Muncul di Lahan Pertanian Warga Rongkop
Rongkop,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Lubang menganga tiba-tiba muncul di lahan pertanian warga Padukuhan Wuni, Kalurahan Melikan, Kapanewon Rongkop. Hal ini tentunya mengejutkan warga setempat sehingga menyedot bantak perhatian. Pihak Kalurahan pun kemudian berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul dan Polsek setempat untuk dilakukan pemasangan policeline agar warga tidak mendekat di lokasi tersebut.
Jogoboyo Melikan, Joko mengatakan, lubang berdiameter 3 meter dengan kedalaman 3 meter tersebut diketahui pada Sabtu (20/01/2024) sore kemarin. Pemilik lading yaitu Supanto yang hendak beraktifitas pertanian dikagetkan dengan adanya 2 lubang besar dan tanah ambles di lahannya. Pria tersebut kemudian melaporkan kejadian ini ke pemerintah kalurahan.
“Diameter dan kedalamannya sekitar 3 meter. Sempat menjadi pusat perhatian masyarakat memang, kemudian dilakukan pemasangan policeline agar tidak ada yang mendekat,”terang Joko.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Purwono mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan mengenai kejadian tanah yang tiba-tiba ambles atau diduga sinkhole tersebut. Adapun pihaknya kemudian menerjunkan tim untuk melakukan pengecekan dan pendataan.
“Iya benar. Lokasinya tidak terlalu jauh, tadi siang ada petugas dari BPBD yang melakukan pengecekan di lokasi,” papar dia.
Beberapa hari terakhir hujan deras disertai angina kencang terjadi di Kabupaten Gunungkiudl. Hal ini merupakan salah satu Siklon Tropis Anggrek di wilayah DIY tak terkecuali di Kabupaten Gunungkidul. Kondisi ini dimungkinkan akan terjadi hingga 22 Januari 2024. Adapun pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat. Pemangkasan pohon lapik dan cabang berlebih diharapkan segera dilakukan.
“Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir, diharapkan untuk menghindari pohon besar, tiang listrik, Baliho, daerah rawan longsor dan Daerah Aliran Sungai. Kami juga menghimbau agar dilakukan perawatan dan pembersihan saluran air dan drainase secara berkala,” imbuh dia.
Berdasarkan data yang ada, ada 48 titik yang terdampak angina kecang beberapa hari lalu. Selain itu ada 3 orang yang harus mendapatkan perawatan di rumah sakit karena mengalami luka akibat tertimpa pohon tumbang saat melintas di jalan Wonosari-Jogja.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized6 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
