fbpx
Connect with us

Peristiwa

Berbuat Mesum di Sekolah, 2 Guru SD Kepergok Siswanya

Diterbitkan

pada

BDG

Tanjungsari,(pidjar.com)– Dua oknum guru Sekolah Dasar (SD) yang berada di Kapanewon Tanjungsari dilaporkan ke Dinas Pendidikan karena melakukan perbuatan asusila di lingkungan sekolah belum lama ini. Adanya laporan tersebut, pihak dinas kemudian melakukan prmanggilan terhadap 2 oknum tenaga pendidik ini untuk proses klarifikasi dan pemeriksaan.

Informasi yang berhasil dihimpun, terdapat siswa yang mengetahui dua oknum guru yang melakukan perbuatan asusila di salah satu ruangan di sekolah pada saat jam ekstrakulikuler. Siswa yang mendapati gurunya trngah berbuat asusila ini melaporkan kejadian tersebut ke orang tua.

Kabar mengenai hal tersebut kemudian beredar di lingkungan sekolah, para wali murid yang resah akan kejadian ini kemudian melaporkan ke Kepala Sekolah dan ditindaklanjuti. Termasuk dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Berita Lainnya  Pengemudi Terlelap, Dua Mobil Adu Banteng di Jalan Jogja-Wonosari

“Info yang kami terima seperti itu (siswa memregoki) dan dilanjutkan pelaporan ke dinas,” terang Taufik Aminudin saat dikonfirmasi, Rabu (24/01/2024).

Ia menjelaskan, pihak Dinas Pendidikan telah melakukan tindaklanjut atas kejadian tak pantas tersebut. Dua oknum guru berstatus PPPK ini kemudian dipanggil untuk memberikan klatifikasi dan proses pemeriksaan dengan pimpinan.

“Laporan sudah ditindaklanjuti dinas dengan pemanggilan yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi dan pembinaan,” papar dia.

Menurutnya, kedua oknum guru ini telah mengakui apa yang dilakukannya di salah satu ruangan di sekolah tersebut. Adapun hasil klarifikasi yang didapat oleh Dinas Pendidikan akan segera dilaporkan ke pimpinan dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) untuk proses lanjutannya.

Berita Lainnya  Kebakaran Musim Kemarau Meningkat, Warga Dihimbau Tak Bakar Sampah Sembarangan

Selain itu, untuk sementara ini pihak dinas menonaktifkan dua guru tersebut dari tugas mengajar di sekolah tersebut. Hal ini dilakukan sesuai dengan prossedur dan mengedepankan kondusifitas proses belajar mengajar di SD tersenut.

“Untuk keduanya saat ini kami nonaktifkan dari tugas mengajar, sambil menunggu proses lbh lanjut,” imbuh Taufik.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati. Menurutnya usai klarifikasi dengan 2 guru tersebut, pihak dinas kemudian memberikan pembinaan terhadap yang bersangkutan. Proses pemeriksaan pun akan berlanjut usai hasil klarifikasi diserahkan ke BKPPD.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler