Peristiwa
Berbuat Mesum di Sekolah, 2 Guru SD Kepergok Siswanya
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Dua oknum guru Sekolah Dasar (SD) yang berada di Kapanewon Tanjungsari dilaporkan ke Dinas Pendidikan karena melakukan perbuatan asusila di lingkungan sekolah belum lama ini. Adanya laporan tersebut, pihak dinas kemudian melakukan prmanggilan terhadap 2 oknum tenaga pendidik ini untuk proses klarifikasi dan pemeriksaan.
Informasi yang berhasil dihimpun, terdapat siswa yang mengetahui dua oknum guru yang melakukan perbuatan asusila di salah satu ruangan di sekolah pada saat jam ekstrakulikuler. Siswa yang mendapati gurunya trngah berbuat asusila ini melaporkan kejadian tersebut ke orang tua.
Kabar mengenai hal tersebut kemudian beredar di lingkungan sekolah, para wali murid yang resah akan kejadian ini kemudian melaporkan ke Kepala Sekolah dan ditindaklanjuti. Termasuk dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Gunungkidul untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.
“Info yang kami terima seperti itu (siswa memregoki) dan dilanjutkan pelaporan ke dinas,” terang Taufik Aminudin saat dikonfirmasi, Rabu (24/01/2024).
Ia menjelaskan, pihak Dinas Pendidikan telah melakukan tindaklanjut atas kejadian tak pantas tersebut. Dua oknum guru berstatus PPPK ini kemudian dipanggil untuk memberikan klatifikasi dan proses pemeriksaan dengan pimpinan.
“Laporan sudah ditindaklanjuti dinas dengan pemanggilan yang bersangkutan untuk memberikan klarifikasi dan pembinaan,” papar dia.
Menurutnya, kedua oknum guru ini telah mengakui apa yang dilakukannya di salah satu ruangan di sekolah tersebut. Adapun hasil klarifikasi yang didapat oleh Dinas Pendidikan akan segera dilaporkan ke pimpinan dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) untuk proses lanjutannya.
Selain itu, untuk sementara ini pihak dinas menonaktifkan dua guru tersebut dari tugas mengajar di sekolah tersebut. Hal ini dilakukan sesuai dengan prossedur dan mengedepankan kondusifitas proses belajar mengajar di SD tersenut.
“Untuk keduanya saat ini kami nonaktifkan dari tugas mengajar, sambil menunggu proses lbh lanjut,” imbuh Taufik.
Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Gunungkidul, Nunuk Setyowati. Menurutnya usai klarifikasi dengan 2 guru tersebut, pihak dinas kemudian memberikan pembinaan terhadap yang bersangkutan. Proses pemeriksaan pun akan berlanjut usai hasil klarifikasi diserahkan ke BKPPD.
-
Uncategorized2 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized3 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 minggu yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 minggu yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Uncategorized1 minggu yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Uncategorized1 minggu yang laluDiduga Bermuatan Solar Ilegal, Truk Tangki Berkapasitas Ribuan Liter Diamankan Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluManajer KDKMP Sudah Ditempatkan di Gunungkidul, Beberapa Kalurahan Belum Punya Gerai
-
Sosial2 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized2 minggu yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 minggu yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized4 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized1 minggu yang laluSerangan Binatang Liar Ancam Ternak di Wilayah Selatan Gunungkidul, Warga Diminta Waspada
