fbpx
Connect with us

Peristiwa

Hujan Deras Padamkan Kebakaran di Rumah Edi

Diterbitkan

pada

Gedangsari,(pidjar.com)–Edi Suyoto, warga Padukuhan Buyutan, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari harus menelan kerugian hingga jutaan rupiah. Dapur di rumah pria tersebut luluh lantak setelah mengalami kebakaran pada Sabtu (27/11/2021) kemarin. Beruntung, tidak sampai ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan api tak sempat merembet ke bagian rumah lainnya.

Kapolsek Gedangsari Iptu Pudjijono mengungkapkan, insiden ini bermula sekitar pukul 08.30 WIB, saat Widorinta Agnestiarini membakar sampah di dapur belakang rumahnya. Setelah api menyala, perempuan 31 tahun tersebut justru bergegas pergi melanjutkan kegiatannya ke rumah bagian depan. Dirinya tidak menyangka jika aktifitas pembakaran sampah ini akan memicu kebakaran. Sebab biasanya ia juga membakar sampah di lokasi tersebut.

Berita Lainnya  Gempa Berkekuatan 5,1 SR Guncang Gunungkidul

Sekitar pukul 09.30 WIB, Widorinta melihat kepulan asap dan kobaran api cukup besar dari dapur belakang rumahnya. Sadar ada yang tidak beres, ia lantas bergegas mengecek keadaan. Kagetlah Widorinta ketika melihat api telah berkobar di dapurnya. Dalam keadaan panik, dirinya kemudian berteriak meminta pertolongan warga.

“Warga yang.mendengar teriakan itu kemudian bergegas ke rumah Edi Suyoto untuk mengecek apa yang sebenarnya terjadi,” kata Kapolsek, Minggu (28/11/2021).

Kepulan asap hitam membumbung tinggi api terus membesar dan menjalar ke tumpukan kayu bekas keranjang yang ada di sekitarnya. Warga kemudian berusaha membantu pemadaman dengan alat ala kadarnya. Beruntung beberapa saat kemudian, hujan turun sehingga api juga berhasil dipadamkan dengan cepat.

Berita Lainnya  Angin Kencang Porak Porandakan Semanu, Sejumlah Rumah Rusak Tertimpa Pohon

“Untuk api berhasil dipadamkan beberapa saat kemudian. Perabot dan bagian dapur hangus terbakar, untuk kerugian sendiri diperkirakan 2 juta rupiah,” imbuh dia.

“Tidak ada korban jiwa, setelah api padam barang yang bisa diselamatkan kemudian dievakuasi. Kami himbau masyarakat lebih teliti dan hati-hati dalam melakukan kegiatan,” tutup Pudjijono.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler