fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Hujan Terus Turun, BPBD Pastikan Dropping Air Tetap Dilaksanakan

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar.com)–Akhir April lalu, Gunungkidul sebenarnya sudah memasuki musim kemarau. Sejumlah daerah rawan kekeringan pun sejak bulan tersebut mengalami dampak bencana langganan, yaitu sulit mendapatkan air bersih. Namum sejak beberapa hari terakhir, justru turun hujan cukup deras. Berkaitan dengan fenomena ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memastikan droping air ke wilayah kurang air tetap berjalan.

Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, meski terjadi perubahan cuaca, namun untuk droping air tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah kalurahan sembari mengecek lokasi yang sekiranya membutuhkan bantuan air bersih dari pemerintah.

Beberapa kapanewon yang telah mendapatkan penyaluran diantaranya Panggang, Saptosari, Paliyan, Tanjungsari, Girisubo, Semin, dan beberapa wilayah lainnya. Pihaknya menyiapkan 5 armada untuk droping air dengan rerata per hari 20 tangki air tersalurkan.

Berita Lainnya  Kembangkan Hunian Murah dan Berkualitas, PT STS Raup Rekor Penjualan Terbanyak

“Kita utamakan daerah yang benar-benar membutuhkan air bersih. Untuk data dampak kekeringan kita masih terus update,” ucap Edy, Sabtu (26/06/2021).

Menurutnya, dengan turunnya hujan saat ini cukup membantu masyarakat di beberapa kawasan. Sebab bak penampungan air hujan yang dimiliki dapat terisi, kemudian airnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan mandi ataupun mencuci.

Sementara itu, Lurah Ngloro Kapanewon Saptosari, Heri Yuliyanto menambahkan, sejak beberapa bulan lalu memang daerahnya mulai mengalami kekeringan. Warga setempat terpaksa harus membeli air tangki untuk pemenuhan kebutuhan mereka.

“Ada yang beli seharga 150 ribu rupiah sampai 175 ribu rupiah per tangki, tergantung lokasi,” jelas dia.

Sampai dengan sekarang, pemerintah Kalurahan belum melakukan koordinasi dengan BPBD untuk bantuan droping air. Sebab terkadang air dari PDAM mengalir meski dengan debit yang kecil.

Berita Lainnya  Ribuan Botol Miras Digilas Alat Berat di Markas Polisi

“Jangkuannya sangat kecil karena debitnya kecil. Karena akhir-akhir ini hujan maka sangat terbantu tampungan warga banyak yang terisi,” tutup Heri Yuliyanto.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler