Sosial
In Memoriam Pak Kandi, Bapak Bagi Ikatan Keluarga Gunungkidul
Playen, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Bagi para perantau asal Kabupaten Gunungkidul, nama Sukandi adalah pahlawan yang wajib dihormati. Dialah sosok penting yang membidani lahirnya Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG) di Jakarta. Tak heran ketika Sukandi wafat, berbondong-bondong para petinggi IKG maupun para anggota IKG berdatangan ke Kecamatan Playen untuk menghaturkan bela sungkawa. Bahkan, Ketua Dewan Pembina IKG, Benyamin Sudarmadi tanpa kenal lelah turut memanggul keranda jenazah Sukandi hingga ke TPU Duwetsari, Desa Playen, Kecamatan Playen.
“Begitu besarnya jasa Pak Kandi yang turut menghantarkan saya dan kami sampai seperti ini. Sulit saya menghitung betapa besarnya perjuangan sesepuh IKG ini dalam memperjuangkan Gunungkidul di ibukota,” terang Benyamin, Rabu (27/03/2019) siang tadi.
Untuk memberikan penghormatan terakhir, Caleg DPR RI Partai Nasdem nomor urut 8 Dapil DIY ini bahkan mengajak seluruh crew IKG Bakmi Jawa dari base camp Mijahan khusus untuk melayat ke rumah duka. Para personel tersebut diajak untuk bertakziah dan memanjatkan doa untuk menghantarkan jenazah hingga ke liang peristirahatan terakhir. Menurut Benyamin, apa yang ia lakukan memang harus dilakukan mengingat jasa Sukandi. Sejak tahun 1970-an, sosok Sukandi telah berjuang menyatukan kaum urban asal Gunungkidul di Jakarta.
“Sejak masih berdinas di Kementerian Kehutanan, Pak Kandi terus berjuang dengan ide dan gagasan mengumpulkan balung pisah hingga akhirnya terbentuk IKG di Jakarta. Hingga akhir hayat pun, nama Sukandi masih menjadi Ketua Dewan Pertimbangan IKG,” kenang Benyamin.
Tak hanya Benyamin, beberapa petinggi IKG seperti Ketua umum IKG saat ini, Edi Sukirman, bersama Sekjend IKG Sukardi, Wakteum IKG Gampang Harjono nampak hadir di rumah duka.
Edi Sukirman juga mengakui kiprah dan sepak terjang Sukandi dalam memajukan Gunungkidul tidak bisa dilupakan begitu saja. Menurut Edi, sebagai pejabat di lingkungan Kementerian Kehutanan kala itu, Sukandi dengan berbagai cara yang ia bisa, selalu berupaya menyulap Gunungkidul yang awalnya tandus dan gersang menjadi hijau royo-royo seperti sekarang.
“Dari gang ke gang Pak Kandi berjuang mengumpulkan satu demi satu warga Gunungkidul yang berserakan di Jakarta. Beliau lah yang menjadi Ketua IKG pertama, maka wajib bagi kita untuk menghormati jasa-jasa Pak Kandi,” terang Edi.
Meski sudah pensiun, sambung Edi, kiprah Sukandi tak lantas berhenti. Almarhum membidani lahirnya Yayasan Budi Harapan di Jakarta yang bahkan menjadi pimpinan di yayasan tersebut. Budi Harapan kemudian menjadi sekolah tempat menimba ilmu anak para urban asal Gunungkidul di Jakarta. Kemudian, berkat tangan dingin disertai keuletan dan kedisiplinan ala Sukandi pula, lahirlah banyak generasi pengusaha sukses hingga pejabat-pejabat asal Gunungkidul yang berkiprah di ibukota. Para pejabat dan pengusaha tersebut bergerak di berbagai bidang dan turut andil memajukan daerah lewat organisasi IKG.
-
Uncategorized4 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized3 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized5 hari yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized3 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelor Berubah, Kelor Berbenah, Wayahe Ganti Lurah
-
Uncategorized3 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized4 minggu yang laluPeduli Kekeringan, GUBUK dan DWP BRIN Salurkan 37 Tangki Air Bersih untuk Warga Gunungkidul
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 18 Dibuka Uji Coba, Rest Area Baru Bisa Dipakai Sekitar Setahun Lagi
-
Uncategorized1 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
