Sosial
Jadi Penyebab Laka Laut, Tim Peneliti Petakan Rip Current di Pantai Selatan Gunungkidul
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Puluhan orang terserat arus Pantai Selatan Gunungkidul setiap tahunnya. Bedasarkan pemetaan yang dilakukan oleh tim SAR, mayoritas peristiwa wisatawan terseret ombak terjadi di sepanjang Pantai Seruni hingga Pantai Watugupit. Tahun 2019 lalu misalnya, terdapat 81 insiden korban terseret arus hingga ke tengah lautan 10 orang diantaranya meninggal dunia.
Sekretaris SAR Linmas Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto menjelaskan pada tahun 2020, sampai dengan bulan Mei 2020 saja terdapat 29 insiden laka laut yang menewaskan satu orang. Menurutnya, insiden terseret arus tersebut disebabkan oleh arus retas atau rip current.
Baik wisatawan maupun nelayan yang terseret biasanya tidak mematui imbauan Tim SAR sehingga terseret rip current.
“Sabtu kemarin, sejumlah peneliti dari UGM memetakan wilayah rip cureent ini,” jelas Suris, Minggu (26/07/2020).
Ia mengatakan, penelitian dilakukan dengan membuang cairan ramah lingkungan ke perairan lepas. Pemetaan sendiri berlangsung di Pantai Pulang Sawal.

“Peneliti melakukan pelacakan cairan dan diketahui zona bahaya yang nantinya bisa kami rekomendasikan agar wisatawan tidak melakukan aktivitas di lokasi tersebut,” imbuh Suris.
Sementara itu, Dosen Program Studi Sarjana Terapan Sistem Informasi Geografis Departemen Teknologi Kebumian – Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Hendi Faturohman menjelaskan, arus retas atau rip current ini memiliki potensi menarik wisatawan ke arah laut. Bahkan, kecepatannya mampu menyeret perenang profesional sekalipun. Laporan yang didapat, bahkan ada tim penyelamat korban laka laut yang justru ikut terseret arus itu sehingga tak terselamatkan.
“Kita petakan untuk langkah antisipasi terjadinya kecelakaan laut. Agar pengunjung tahu dan mematuhi himbauan dari SAR,” ujar dia.
Pemetaan ini digarapkan dijadikan pedoman agar wisatawan menghindari lokasi rip current. Harapannya wisatawan yang terseret rip current menurun bahkan tidak ada. Selain itu, tim peneliti juga melakukan pemotretan di sejumlah pantai di Gunungkidul. Foto udara ini dilakukan untuk memetakan jalur evakuasi tsunami.
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized4 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized4 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized4 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized4 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized4 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized4 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized4 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized2 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized3 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized4 minggu yang laluDua SPPG di Gunungkidul Belum Kantongi SLHS
