Connect with us

Sosial

Usir Kejenuhan 4 Bulan di Rumah, Warga Kajar 3 Ciptakan Mainan Unik

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Berada di rumah selama kurang lebih 4 bulan tentu menimbulkan kejenuhan dan rasa bosan tersendiri. Tak hanya bagi anak-anak saja  melainkan orang dewasa pun merasakan hal serupa. Berbagai cara dilakukan oleh sejumlah orang untuk mengusir rasa bosan tersebut. Seperti yang dilakukan oleh anak-anak warga Padukuhan Kajar 3, Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Wonosari, waktu yang sangat longgar ini dimanfaatkan untuk membuat mainan yang terbilang unik bersama dengan orang tua mereka.

Sejak beberapa waktu lalu, di padukuhan ini sedang ramai memodifikasi mainan berbentuk truk menjadi sebuah mainan yang unik dan mampu mengundang penasaran bagi warga lain. Ya, mainan yang terbuat dari kayu dengan bentuk truk atau kendaraan roda empat tersebut dipasangi sound sistem mini dan pernak pernik lainnya agar terlihat menarik dan unik.

Berita Lainnya  Berpotensi Bikin Kisruh, Kapolres Ancam Tindak Tegas Botoh Pilkades

Awal mula ide ini tercetus lantaran adanya anak-anak yang bermain mobil-mobilan menggunakan kardus karton. Dari situ, ide dan keratifitas sejumlah orang digabung. Para orang tua kemudian membuatkan mainan tradisional untuk anak-anak mereka agar tetap betah di rumah saja dan melupakan rasa kejenuhan mereka.

Kayu-kayu yang tidak digunakan kemudian diubah menjadi bentuk truk dan kendaraan lainnya. Dari situ kemudian dipasangi pernak pernik lain, seperti lampu hias yang warna-warni dan dipasangi sound sistem. Sejumlah lagu bisa diputar dari mainan ini.

“Seru banget kalau main ini ramai-ramai sama temen. Keliling sekitar sini,” kata salah seorang anak, Diaz Habib Ardian Pratama.

Untuk memainkan truk mini lengkap dengan sound sistem ini cukuplah mudah. Truk tersebut hanya diikatkan sebuah tali atau kayu kemudian ditarik keliling sesuka hati mereka. Agar menarik, lampu-lampu dan musik pun distel. Selain untuk mainan anak-anak, orang dewasa pun juga terhibur dengan mainan satu ini.

Berita Lainnya  Surat Pernyataan Miskin Kontroversial, Dinas Sosial: Karena Banyak Warga Mampu Malah Cari Bantuan Pemerintah

“Libur sekolahnya sudah lama banget jadi bosen di rumah terus. Seru kalau bisa tetep mainan di luar seperti ini,”tambahnya.

Mainan truk mini lengkap dengan sound sistem ini dibuat dari 200 ribu rupiah sampai dengan 400 ribu rupiah tergantung dengan besar atau kecilnya ukurannya. Biaya pembuatan ini ada yang dari kantong anak-anak pribadi. Di sini, mayoritas anak-anaknya memiliki celengan (tabungan) yang setiap saat diisi, kemudian dibuka saat mereka membutuhkan. Salah satunya untuk membuat mainan sederhana itu.

Hampir setiap sore anak-anak Padukuhan Kajar 3, Kalurahan Karangtengah berkumpul di balai Padukuhan untuk memainkan mainan mereka. Tak jarang, anak-anak yang tidak memiliki mainan seperti ini juga ikut berkumpul untuk melihat asyiknya bermain mobil-mobilan sederhana yang unik.

Berita Lainnya  Derita Para Korban Siklon Cempaka Yang Hingga Hampir Setahun, Dana Bantuan Perbaikan Tak Kunjung Turun

Dalam permainan ini, juga tetap diterapkan penggunaan masker. Anak-anak.pun juga diedukasi akan pentingnya cuci tangan dan penggunaan masker di masa pandemi seperti sekarang.

Salah seorang warga, Sumbodo mengatakan mainan sederhana ini sangatlah membantu mengusir kebosanan anak-anak yang selama ini hanya beraktifitas di rumah saja. Selama ini tak jarang, orang tua ada yang kebingungan untuk memberikan hiburan pada anak-anak, untuk ith  permainan ini menjadi salah satu terobosan pengusir kejenuhan.

“Ya bisa membawa kesenangan tersendiri. Paling tidak juga bisa mengurangi ketergantungan anak- anak bermain handphone,” ujar Sumbodo.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata6 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler