Connect with us

Pemerintahan

Jadi Sektor Unggulan, Pemerintah Maksimalkan Potensi Pertanian Gunungkidul

Diterbitkan

pada

Ponjong,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Pertanian menjadi salah satu sektor pembangunan prioritas pada tahun 2023 ini. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul terus berupaya agar produksi hasil pertanian di Gunungkidul terus meningkat.

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta, mengatakan sekitar 70% penduduk Gunungkidul berprofesi sebagai petani. Hal itu menunjukkan bagaimana pentingnya penguatan di sektor pertanian sebagai sumber perekonomian warga dan daerah. Penguatan di sektor pertanian yang tengah diupayakan yakni penyaluran air ke lahan pertanian serta menjamin ketersediaan pupuk bagi petani.

“Kalau kebutuhan pipanisasi untuk mengalirkan air bisa komunikasi dan mengajukan ke Pemda, selanjutnya kita perjuangkan bersama,” ucapnya saat menghadiri peresmian sumur irigasi di Padukuhan Gedong, Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong.

Berita Lainnya  29 Kasus Leptospirosis di Gunungkidul, 2 Orang Meninggal Dunia

Dijelaskannya, salah satu sektor yang menjadi kekuatan Gunungkidul ialah pertanian. Menururtnya, petani memiliki peran yang vital dalam keberlangsungan kehidupan khususnya dalam ketahanan pangan. Sehingga Pemerintah Daerah berkewajiban menguatkan sektor pertanian.

“Pemerintah Daerah mendorong pertanian agar juga menguatkan perekonomian warga, harus ada dukungan sarana dan prasarana,” ujarnya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Rismiyadi, menyebut jika kebutuhan pupuk subsidi bagi petani di Gunungkidul pada tahun ini aman. Dari perhitungan yang dilakukan, kebutuhan pupuk subsidi di Gunungkidul mencapai sekitar 30 ribu ton. Kebutuhan tersebut sudah terakomodir dengan alokasi pupuk subsidi di Gunungkidul pada tahun 2023 ini yang mencapai 35 ribu ton. Sehingga ia berharap agar petani dapat memanfaatkan besarnya alokasi pupuk subsidi di Gunungkidul tahun ini.

Berita Lainnya  Pembangunan Kantor BPBD Terancam Molor, Hingga Kini Belum Selesai Separuh

“Serapan tahun kemarin masih sisa 10% persen. Nah ini adanya peningkatan alokasi harus dimanfaatkan petani,” terang Rismiyadi.

Dijelaskannya, ketika terdapat petani yang kesulitan menebus pupuk bersubsidi diharapkan agar segera melaporkan petugas terkait. Menurutnya, kesulitan memperoleh pupuk bersubsidi dapat disebabkan berbagai faktor. Salah satunya ialah kurangnya komunikasi sehingga permintaan dengan stok yang tidak seimbang di lapangan.

“Ada lima pihak yang terlibat dalam pupuk bersubsidi ini. Pertama pemerintah, kedua produsen, ketiga distributor, keempat kios pengecer lengkap, dan kelima ialah petani. Semua itu harus saling berkomunikasi agar pupuk tersalurkan dengan baik,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata3 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata1 bulan yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 bulan yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler