Olahraga
Jatuh Bangun Vara, Pemanah Gunungkidul Yang Sabet Emas Porda Hingga Berhasil Wakili DIY di Ajang PON Papua
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Senyum haru nampak terlihat pada raut wajah Pramono dan Sri Hartati. Pasangan suami istri yang tinggal di Padukuhan Kranon, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari tak bisa menahan kebahagiannya setelah sang putri, Mahaneshvara Dhavinta terpilih mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta dalam cabang panahan di ajang Pekan Olahraga Nasional di Papua. PON Papua 2021 sendiri akan dihelat pada 2 hingga 15 Oktober 2021 mendatang.
Keterpilihan Vara ini sendiri membuktikan bahwa ia merupakan salah satu pemanah terbaik di DIY. Bukan tidak mungkin jika nantinya berprestasi di event olahraga terbesar di Indonesia ini, Vara akan mengalami lompatan karir besar.
Kepada pidjar-com-525357.hostingersite.com, Bowo mengatakan, putri sulungnya tersebut memang cenderung gemar berolahraga sejak dini. Sejak duduk di taman kanak-kanak hingga Sekolah Dasar, anaknya memiliki kegemaran berenang.
“Kepiawaiannya berenang, membuat ia kemudian menjadi atlet renang. Namun semakin remaja, anak saya sedikit malu karena pakaian renang kan memang sedikit terbuka,” kata Bowo, Minggu (12/09/2021).
Bowo menambahkan, setelah duduk di SMP 1 Wonosari, putrinya mendapatkan kabar bahwa Persatuan Panahan Indonesia Gunungkidul sedang mencari atlet panahan. Vara, kemudian tertarik untuk mengikuti latihan panahan.

“Dari situ, kemampuannya di cabang olahraga panahanan terus berkembang. Sampai kemudian ia berhasil masuk dalam seleksi Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) DIY,” terang Bowo.
Setelah masuk dalam seleksi PPLP, Vara harus menjalani kehidupan di asrama selama di bangku SMA. Ia kemudian bersekolah di sekolah olahraga DIY yaitu SMA 1 Sewon yang terletak di Kabupaten Bantul. Meski sempat mengeluh lantaran harus berpisah dengan orang tuanya, Vara dengan gigih menjalaninya. Disadari bahwa dengan pengorbanan semacam ini, nantinya akan berguna untuk perkembangan karir Vara.
“Saya mikirnya yang penting dekat dengan asrama, karena yang ada kelas khusus olahraga SMA 1 Sewon, Vara saya sekolahkan di sana,” ucap dia.
Bowo yang setiap harinya hanya bekerja sebagai buruh serabutan memang sangat mendukung karir putrinya tersebut. Bersama istrinya yang hanya berjualan gado-gado, ia selalu berusaha untuk mencukupi kebutuhan latihan anaknya. Ia sadar bahwa sang anak memiliki potensi dan bakat sangat besar dalam olahraga panahan.
Intuisi Bowo sendiri memang tak meleset. Kemampuan Vara yang terus diasah semakin berkembang. Puncaknya, pada Pekan Olahraga Daerah 2019 lalu, anaknya berhasil mendapatkan medali emas di cabang olahraga panahan.
“Nantinya Vara akan turun di kelas recouve dengan jarak 70 meter. Kelas ini cukup bergengsi di cabang panahan,” jelas dia.
“Alhamdulillah kemarin Pra PON di Jakarta, Vara berhasil mendapatkan tiket untuk mengikuti PON di Papua mewakili DIY,” sambung Bowo.
Vara sendiri saat ini duduk di bangku semester satu Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta. Rencananya ia akan berangkat ke Papua pada 24 September mendatang bersama 130 atlet lainnya asal DIY.
“Saya berharap, putri saya dapat mengharumkan nama Gunungkidul di kancah nasional,” tandas dia.
-
Info Ringan4 minggu yang laluResep Lamian Kuah Daging Sapi
-
Peristiwa3 minggu yang laluTragis, Pelajar SMP di Semanu Ditemukan Meninggal G4ntung D1r1 di Pohon Jambu Mete
-
Info Ringan3 minggu yang laluResep Soto Tangkar
-
Kriminal1 minggu yang laluDisiksa Dari Dipukuli Hingga Lukanya Dilumuri Garam, Remaja 17 Tahun Mengaku Sempat Diancam Ditembak Oknum
-
Peristiwa6 hari yang laluPerempuan Muda di Ponjong Ditemukan Meninggal Dunia dengan Seutas Tali Dipohon
-
Sosial5 hari yang laluKisah Sedih Andheng Pasca Kecelakaan, Saat di RS Nurohmah Hanya Dijahit Telinga, Ternyata Patah Tulang Belakang dan Terancam Lumpuh
-
Peristiwa3 minggu yang laluLaka Maut Dinihari, Pemotor Tewas Dihantam Pick Up
-
Pemerintahan1 hari yang laluDinas Bongkar Upaya Kecurangan Pendaftar SMP N 1 Wonosari, Dari ASN Manipulasi Data Bansos Hingga Gunakan Sertifikat Palsu
-
Uncategorized2 minggu yang laluHeboh Bola Api Berekor Panjang Melintas di Langit Gunungkidul, Warga Kaitkan dengan Pulung Gantung Jelang Bulan Suro
-
Pemerintahan3 minggu yang laluPrihatinnya Kalangan Dewan, Pelaku Bunuh Diri Mulai Merambah Remaja Hingga Anak
-
Peristiwa3 minggu yang laluPeriode Maut Jalanan Gunungkidul, Ratusan Kecelakaan Puluhan Korban Meninggal Dunia
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Beruntun di Baleharjo Gunungkidul, Pengendara Vixion Meninggal Dunia
