fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Jelang Libur Nataru di Tengah Pandemi, Begini Langkah Pemkab Gunungkidul

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Libur natal 2020 dan tahun baru 2021 difokuskan pada penerapan protokol kesehatan. Sejumlah koordinasi telah dilakukan oleh jajaran lintas sektoral agar nantinya tidak ada cluster penambahan covid19 saat liburan.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Harry Sukmono mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi secara bertahap. Hal ini karena pandemi yang masih terjadi, terlebih angka tambahan harian pasien positif di Gunungkidul masih cukup tinggi.

Kami pastikan sarana protokol kesehatan sudah lengkap di lokasi wisata di Gunungkidul,” ucap Harry, Minggu (20/12/2020).

Harry menambahkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan sarana pra sarana di sejumlah destinasi wisata. Ia memastikan sumber daya manusia di masing-masing destinasi wisata juga sudah siap dalam menyambut liburan di tengah pandemi.

Kemudian juga kesiapan sumber daya manusianya di destinasi dan juga di usaha jasa pariwisata dengan Sumber Daya Manusianya juga harus kita ingatkan kembali untuk tetap memenuhi protokol kesehatan sebagaimana yang sudah kita sepakati bersama,” jelasnya.

Adapun seluruh pengunjung pada destinasi wisata pun juga akan dibatasi. Pihaknya akan mengatur agar nanti jumlah kunjungan tidak lebih dsri 50% dari jumlah biasanya.

Nanti petugas di tempat pemungutan retribusi akan memastikan jumlahnya,” ujar Harry.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty menilai sejauh ini protokol kesehatan di sejumlah lokasi wisata sudah memenuhi. Dibantu dengan petugas SatPol PP dan juga tim SAR untuk mengingatkan protokol kesehatan bagi para wisatawan diharapkan mampu meminimalisir adanya penularan di lokasi wisata.

Semua sudah memenuhu sejauh ini juga tidak ada penularan di lokasi wisata,” kata Dewi.

Kendati demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah nanti para pengunjung Gunungkidul akan dilaksanakan syarat rapid antigen. Ia mengaku ketersediaan alat rapid antigen di Puskesmas belum tersedia.

Pembahasannya belum ada berkaitan dengan rapid antigen,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler