fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Sukses di 36 Kalurahan, 9 Kalurahan Siap Menyusul Jalin Pelayanan Kerja Sama dengan Dukcapil

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Gunungkidul menjalin Pelayanan Kerja Sama (PKS) dengan pemerintah kalurahan untuk mempermudah pembuatan dokumen. Dengan menggunakan sistem online, pemerintah menjamin proses akan lebih cepat dan mudah. Sampai dengan saat ini telah ada 36 kalurahan yang menjalin kerjasama.

Dengan pemanfaatan teknologi ini, masyarakat tidak perlu jauh-jauh datang ke kantor Dukcpil. Adapun layanan yang diberikan tersebut berupa berkaitan dengan Kartu Keluarga, Akta Kematian maupun dokumen lainnya. Masyarakat cukup datang ke Kantor Kalurahan untuk mengurus dokumen tersebut.

Setelah sukses di 36 kalurahan, rumah sakit, dan bidan rencananya pelayanan tersebut akan kembali diperluas ke Kalurahan dan kapanewon-kapanewon di Kabupaten Gunungkidul. Tahun 2021 mendatang, sejumlah kalurahan telah menyatakan siap untuk memberikan pelayanan dokumen kependudukan di kantor mereka. Komunikasi dan persiapan saat ini tengah dilakukan baik dari kalurahan maupun Dukcapil.

Kepala Seksi Kerjasama dan Inovasi Pelayanan Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gunungkidul, Ruspamilu Yulianto mengatakan, program PKS ini sebagai bentuk memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kependudukan. Pengurusan dokumen yang dimaksud adalah Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, Akte Kelahiran, dan Akte Kematian.

Tahun 2021 sudah ada beberapa kalurahan yang berkoordinasi siap untuk menerapkan program tersebut.

“Ini tergantung kesiapan dari kalurahan saja. Siap dari sarana prasarana, internet, dan Sumber Daya Manusia (SDM),” kata Ruspamilu Yulianto, Jumat (18/12/2020).

Beberapa Kalurahan yang berencana akan membuka layanan tersebut diantaranya Kalurahan Gading, Karangrejek, Wiladeg, Sumberwungu, Girikarto, Giriharjo, Giriwungu, Girisekar, dan Pulutan. Diharapkan kedepan kalurahan-kalurahan lain juga dapat bekerjasama dengan Dukcapil untuk mempermudah pelayanan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dukcapil Gunungkidul, Markus Tri Munarja mengatakan, pihaknya mebdorong kalurahan yang mampu dalam segi sarana prasarana, internet dan sumber daya manusia untuk dapat bekerjasama dengan Dukcapil dalam meberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat.

“Perluasan sendiri tentu diperlukan ke kalurahan lain. Harapannya agar masyarakat dapat menjangkau layanan yang lebih mudah dan dekat,” terang Markus.

Kedepan pihaknya juga akan membuka layanan dengan gabungan di Kapanewon maupun di Mall Pelayanan Publik di Terminal Dhaksinarga.

“2021 tentu ada perluasan disesuaikan dengan kesiapan kalurahan,” tambahnya.

Selama ini, Kalurahan yang dapat memberikan layanan online KK, KIA, akta kematian dan akte kelahiran adalah di Kalurahan Getas, Banyusoca, Logandeng, Dengok, Gari Wonosari, Natah, Pilangrejo. Kalurhan Giriasih, Giritirto, Giripurwo, Giri Mulyo, Girisuko, Girijati, Banaran, Nglanggeran.

Kemudian kalurahan Sodo, Karangduwet, Pampang, Putat, Grogol, Kedungpoh, Gedangrejo, Kedungkeris, Bandung, Bendung, Duwet, Ngestirejo, Ponjong, Ngawu, Patuk, Nglegi, Semoyo, Terbah, Salam, dan Ngoro-oro. RSUD Wonosari, RSIA Allaudya, dan Rumah Sakit Nur Rohmah.

 

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler