Connect with us

Pemerintahan

Jelang Musim Hujan, Dinas Himbau Masyarakat Bersihkan Saluran Air

Diterbitkan

pada

Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Dalam rangka mengantisipasi banjir, Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul meminta agar masyarakat mulai menjaga kebersihan saluran air di lingkungannya. Hal itu untuk menghindari tertutupnya aliran air yang dapat menyebabkan luapan air saat datangnya musim penghujan.

Saat awal musim penghujan datang, tak jarang banjir yang disebabkan luapan air terjadi disejumlah titik di Gunungkidul. Meski durasinya tidak lama, namun kejadian tersebut dapat merugikan warga setempat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Harry Sukmono, mengatakan masyarakat mulai perlu membersihkan saluran air baik berupa sungai atau saluran air di tepi jalan agar tidak tertutup sampah. Dikatakannya, pihaknya sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Bupati yang ditujukan ke Panewu dan Lurah agar mulai menggerakkan warga di wilayahnya untuk melakukan gerakan bersih kali atau luweng.

Berita Lainnya  Hujan Mulai Turun, Petani Makin Semangat Tanam Benih

“Agar ketua RW dan RT serta kelompok pemerhati kali bersama masyarakat membersihkan kali dan atau luweng di lingkungan sekitar,” jelas

Selain itu, pihaknya juga meminta agar masyarakat tidak membuang sampah di saluran air sehingga dapat menyebabkan terganggunya aliran air di lingkungan setempat.

“Kalau saluran air tertutup sampah kan bisa banjir, kami juga meminta agar Lurah atau Panewu melaporkan kegiatannya melalui kanal yang disiapkan,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Purwono, mengatakan ketika musim hujan datang maka potensi bencana hidrometeorogi juga dimungkinkan terjadi. Salah satu yang menjadi perhatian ialah bencana banjir, penyebab banjir di Gunungkidul mayoritas terjadi karena tersumbatnya aliran air ataupun meluapnya air sungai ke permukiman sekitar.

Berita Lainnya  Presiden Jokowi Teken PP Pecat PNS Pelanggar Aturan, Pemkab Gunungkidul Banggakan Mobsi

Menurutnya, salah satu upaya yang bisa dilakukan ialah dengan membersihkan sampah di aliran air yang dapat menyumbat aliran air.

“Tentu dihimbau agar masyarakat bisa membersihkan saluran air ataupun sungai,” ucapnya.

Lebih lanjut, dikatakannya petugas dan relawan sudah disiagakan untuk penanganan ketika nantinya terjadi bencana. Diharapkan masyarakat bisa turut berperan untuk melakukan antisipasi kejadian kebencanaan.

“Kami siapkan juga peralatan dan perlengkapan untuk berjaga-jaga. Selain banjir yang sering terjadi itu pohon tumbang, maka dari itu masyarakat bisa mulai memangkas dahan pohon untuk mengurangi potensi pohon tumbang akibat angin kencang,” pungkasnya.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata1 minggu yang lalu

Pony Park Dibanjiri Wisatawan, Hadirkan Puluhan Satwa Lucu nan Unik

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Jogja,(pidjar.com) – Destinasi wisata edukasi satwa terbaru, Pony Park, resmi dibuka di Kabupaten Klaten. Kehadiran Pony Park mendapat sambutan...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Hampir Capai Target Tahunan, Baru Juni Pendapatan Retribusi Wisata Telah Capai 35,8 Miliar

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul hampir mencapai target tahunan meski baru di pertengahan tahun 2026...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Gunungkidul Geopark Night Specta 8.0 Masuk KEN 2026, Siap Promosikan Geopark Gunung Sewu ke Dunia

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari(pidjar.com)– Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 di...

Pariwisata3 minggu yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis4 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Berita Terpopuler