Pemerintahan
Tiga Program Khusus Bupati Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di Gunungkidul
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)– Angka kemiskinan di daerah memang menjadi sorotan bersama. Tahun 2024 mendatang, pemerintah menargetkan kemiskinan di Gunungkidul tersisa 13 persen saja. Untuk mencapai angka tersebut, Bupati Gunungkidul bersama jajarannya akan mengoptimalkan beberapa program untuk menyasar keluarga kurang mampu.
Adapun program yang akan diterapkan oleh pemerintah untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di Bumi Handayani yaitu pemberian bantuan sosial guna mengurangi beban masyarakat, peningkatan pemberdayaan masyarakat, dan penurunan kantong kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, program nyata yang akan diterapkan oleh pemetintah mulai dari bantuan sosial jaminan layanan kesehatan melalui PBI BPJS, stimulan jamban sehat, program Keluarga Harapan (PKH), rehabilitasi rumah tidak layak huni, pemberian sembako, layanan air bersih dan sanitasi.
Selain itu, untuk memberdayakan masyarakat kurang mampu pemerintah akan meraliasikan program-program pemberdayaan melalui padat karya, pembangunan jalan usaha tani, pemberdayaan UMKM, KUBE Fakir Miskin, Usaha Sosial Ekonomi Produktif Keluarga Miskin (USEP KM), KURDA, dan pendampingan petani.
“Program-program ini yang akan direalisasikan, pendampingan juga akan terus dilakukan agar berjalan sesuai tepat sasaran,” jelas Sunaryanta.

Lebih lanjut dijelaskan, untuk pemenuhan kebutuhan dasar pemerintah akan mengupayakan keterjangkauan akses infrastruktur dasar (air bersih, sanitasi dan listrik), dan layanan dasar (pendidikan dan kesehatan) serta meningkatkan konektivitas wilayah.
Langkah pemerintah untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem diawali dengan penetapan surat keputsan (SK) tentang program penanggulangan kemiskinan. Koordinasi dengan lintas sektoral pun juga dilakukan agar semuanya berjalan dengan baik dan kemiskinan di Gunungkidul dapat teratasi
Merujuk pada data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gunungkidul, saat ini jumlah kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gunungkidul sebanyak 6.390 jiwa. Dari jumlah tersebut, kemiskinan ekstrem ada sekitar 5.000 jiwa di antaranya telah ikut program PKH dan memperoleh sembako. Total kemiskinan secara makro di Gunungkidul jumlahnya mencapai 143.620 jiwa.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluVaksin PMK Gunungkidul Tersisa 22.975 Dosis, Dikejar hingga Ternak Sasaran Terpenuhi
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluABK Asal Riau Meninggal Saat Melaut di Perairan Kawasan Sadeng
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
