fbpx
Connect with us

Pemerintahan

Tingkatkan PAD Perparkiran, Dishub Petakan Potensi Kantong Parkir di Kawasan Pantai

Diterbitkan

pada

BDG

Wonosari,(pidjar.com)– Dinas Perhubungan Gunungkidul mulai menginventarisir potensi pendapatan perparkiran di pantai-pantai baru selatan Gunungkidul. Pengelolaan perparkiran di destinasi wisata pantai yang baru sejauh ini belum terdata oleh Dinas Perhubungan Gunungkidul.

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum dan Perparkiran, Dinas Perhubungan Gunungkidul, Ely Siswanta, mengatakan sudah menerjunkan tim untuk mulai mendata pengelolaan parkir di destinasi wisata yang baru di pesisir selatan Gunungkidul. Dikatakannya, inventarisir dilakukan untuk mengetahui jumlah dan status tanah yang digunakan dalam pengelolaan parkir. Ketika nantinya diketahui status tanah milik pribadi maka diharapkan pengelola dapat segera mengurus perijinan penyelenggaraan perparkiran di wilayah setempat.

“Misal statusnya itu Sultan Ground maka nanti diarahkan ke SK Bupati sehingga bisa melakukan pengelolaan parkir, kita kan ingin kalau berusaha itu legal secara hukum,” ucap Ely Siswanta, Selasa (31/10/2023).

Berita Lainnya  Dana Desa Diharapkan Bisa Sejahterakan Masyarakat Pedesaan

Sejauh ini, pengelolaan parkir di destinasi wisata pantai baru masih luput dari pengawasan Dinas Perhubungan. Dengan adanya pendataan, maka disebutnya pendapatan daerah dari sektor perparkiran juga akan meningkat. Pada tahun ini pihaknya menargetkan pendapatan perparkiran sekitar Rp. 2,2 miliar. Hingga akhir bulan Oktober disebutnya progres pendapatan sudah sekitar 70% dari target.

“Ini masih dua bulan lagi jadi optimis bisa tercapai targetnya,” ungkap Ely.

Lebih lanjut, pihaknya juga sudah mengumpulkan para pengelola parkir untuk berkoordinasi. Salah satu poin yang dibahas ialah antisipasi adanya pemungutan ganda di kawasan wisata saat tibanya libur akhir tahun mendatang. Pihaknya selalu mengingatkan agar pengelola parkir melakukan pemungutan sesuai dengan aturan baik dari sisi juru parkir hingga karcis yang diberikan.

Berita Lainnya  Terkendala Anggaran, Pembangunan Rumah Sakit di Ngoro-oro Urung Dilanjutkan

Pihaknya juga meminta agar juru parkir melaksanakan tugasnya dengan ramah dan santun serta menggunakan rompi parkir yang dilengkapi nama sebagai identitas.

“Misalnya di pantai slili dulu itu kan pernah ada masalah, nah kami tidak mau terulang lagi. Intinya kami himbau agar pengelola parkir swasta bisa mengurus izin perparkiran. Kita siap membantu mengurus perijinannya,” tandas Ely.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler