fbpx
Connect with us

Peristiwa

Jemur Pakaian, Supadmi Tewas Tersengat Listrik

Published

on

Semin,(pidjar.com)–Supadmi (49) warga Padukuhan Widoro Kidul (02/03), Kalurahan Bendung, Kapanewon Semin ditemukan tewas di depan rumahnya, Sabtu (09/01/2021) pagi tadi. Diduga ia tersengat listrik yang terhubung dengan kawat jemuran saat hendak menjemur pakaiannya.

Supadmi sendiri ditemukan pertama kali oleh Didik Rubiyanto. Pria yang juga menjabat sebagai Lurah Bendung tersebut melihat Supadmi terbujur kaku di depan rumah sekitar pukul 06.45 WIB.

“Saya kebetulan melintas di depan rumah Supadmi dalam posisi terlentang di bawah jemuran,” ujar Didik, Sabtu pagi.

Curiga dengan apa yang ia lihat itu, Didik kemudian mendekat. Namun ternyata Supadmi sudah tidak bernyawa.

“Kira-kira sudah meninggal 30 menit sebelum saya ketahui,” jelas Didik.

Setelah mendapati Supadmi tak bernyawa, ia melihat tempat jemuran yang dipakai untuk menjemur pakaian terbuat dari kawat. Adapun kawat tersebut dililirkan pada tiang listrik yang terdapat kabel penerangannya.

“Saya cek ternyata kabelnya mengelupas, dari tanda-tanda pada jenazah, Supadmi meninggal karena kesetrum saat hendak menjemur pakaian,” jelas Didik.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Semin, AKP Arif membenarkan peristiwa ini. Dikatakan AKP Arif, tempat jemuran tersebut merupakan tali kawat dengan ukuran enam meter.

“Memang benar kawat tersebut dililitkan pada tiang listrik yang ada kabel penerangan jalan,” ungkap AKP Arif.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara dan identifikasi pada jasad Supadmi tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Supadmi dinyatakan meninggal dunia akibat kesetrum.

“Saat ini jenzah telah dikembalikan kepada keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan,” ujarnya.

Atas kejadian ini pihaknya mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dengan arus listrik terlebih di saat hujan. Ia meminta masyarakat untuk giat mengecek kabel-kabel rumah maupun sekitar rumah jika mengelupas sebaiknya segera diperbaiki.

“Harapan kami masyarakat lebih teliti dan jeli terhadal arus listrik karena ini cukup membahayakan,” pungkasnya.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler