Peristiwa
Pengemudi Salah Injak Pedal Gas, Mobil Tabrak Pemotor Hingga Tewas
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Dalam sehari ini, Jalur Wonosari-Jogja merenggut 2 nyawa pengguna jalan. Pada Jumat (08/01/2021) siang tadi, seorang pemotor tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Tikungan Putat, Kapanewon Patuk. Sore harinya, kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan utama di Gunungkidul ini. Seorang pemotor tewas dalam kecelakaan kecelakaan di Padukuhan Siyono Wetan, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen.
Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan maut ini bermula saat mobil Honda Accord nopol AB 1132 RQ yang dikemudikan oleh Sukarmin warga Banyu Urip, Ngondang, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah berhenti di pinggir jalan dengan posisi mobil menghadap ke timur. Pengemudi bermaksud menyalakan kendaraan, namun pada saat itu posisi persneling mobil dalam kondisi mundur.
Sukirman bermaksud menginjak pedal rem agar mobilnya terhenti. Akan tetapi, ia justru salah menginjak pedal gas sehingga mobil berjalan mundur dengan kecepatan tinggi dan masuk ke badan jalan lajur Jogja-Wonosari.
Bencana terjadi lantaran dari arah Jogja (barat), pada saat itu tengah melintas sepeda motor jenis Yamaha Jupiter MX nopol AB 2960 YW yang dikendarai oleh Marsidi (59) warga Padukuhan Ledoksari, Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari. Pemotor yang tak menyangka ada mobil yang berjalan mundur dengan kecepatan cukup tinggi ke arahnya tak kuasa untuk menghindar.
Sepeda motor yang dikendarai oleh Marsidi berboncengan dengan Murtini (42) warga Ledoksari itu kemudian tertabrak mobil. Saat terjadi benturan, pengemudi belum juga mampu menguasai laju kendaraannya. Akibatnya, pemotor lantas terseret ke belakang hingga beberapa meter. Kedua kendaraan tersebut baru terhenti setelah menabrak pohon di belakangnya.

“Kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB. Korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Wonosari,” ucap Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi saat dikonfirmasi.

Tubrukan ini berakibat cukup fatal terhadap Marsidi. Yang bersangkutan mengalami mengalami luka serius akibat kejadian itu. Pria yang berstatus sebagai PNS tersebut kemudian menghembuskan nafas terakhirnya meski sempat mendapatkan perawatan di RSUD Wonosari.
“Untuk korban atas nama Murtini kondisinya kami belum update lagi. Tadi saat anggota mengecek masih dalam penanganan petugas medis,” sambungnya.
Sementara untuk pengemudi mobil dan penumpangnya atas nama Ragil Putra Pamungkas (19) warga Banyu Urip, Ngondang, Gantiwarno tidak mengalami luka. Mobil sendiri mengalami kerusakan pada bagian belakang. Sedangkan motor mengalami kerusakan di bagian depan akibat membetur bagian belakang mobil.
“Himbauannya untuk lebih hati-hati saat berkendara di jalanan. Jangan sampai merugikan pengguna jalan lainnya,” tutup dia.
-
Uncategorized3 minggu yang laluGegara Uang Kembalian Receh, Pelayan Bakmi Jawa Mengaku Dibentak Oknum Anggota DPRD
-
Uncategorized1 hari yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluKDMP Karangrejek Panen Lele 4,9 Ton, Capaian Tertinggi di Indonesia
-
Uncategorized3 minggu yang laluPetani Ditemukan Meninggal Dunia di Ladang Bleberan
-
Uncategorized3 minggu yang laluLurah di Gunungkidul Kompak Enggan Teken Berita Acara Serah Terima Aset KDMP, Ada Apa?
-
Uncategorized2 minggu yang laluSakit Hati Sering Diejek Ketika Memulung Sampah, 2 Remaja Putri Nekat Bakar Sekolah
-
Uncategorized3 minggu yang laluLansia Asal Ponjong Ditemukan Gantung Diri di Kandang
-
Uncategorized3 minggu yang laluCiptakan Pilur Jujur dan Bersih, Dinas Awasi Lurah Petahana
-
Uncategorized3 minggu yang laluGelombang Tinggi di Pesisir Gunungkidul, Rusak Perahu Nelayan Hingga Warung
-
Uncategorized1 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized2 minggu yang lalu9.000 Penerima Bansos Gunungkidul Disetop karena Terindikasi Judi Online
-
Uncategorized1 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
