Peristiwa
Jengkel Warga Nekat Buang Sampah Sembarangan, Pemkal Ngestirejo Timbun 2 Luweng
Tanjungsari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)--Pemerintah Kalurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari nampaknya sudah sangat geram terhadap perilaku sejumlah oknum warga masyarakat. Oknum ini memanfaatkan sejumlah titik luweng untuk membuang sampah. Sejumlah peringatan sebenarnya telah diberikan oleh Pemdes di lokasi-lokasi pembuangan sampah. Namun, hal ini sama sekali tak dihiraukan dan kejadian serupa selalu terulang kembali. Akhirnya, Pemdes memutuskan untuk menutup sejumlah luweng dengan batu keprus.
Carik Kalurahan Ngestirejo, Purwanti menuturkan, permasalahan titik-titik luweng yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah oleb warga ini sudah lama terjadi. Pihaknya tidak mengetahui siapa para oknum nakal yang selalu membuang sampah di tanah kas desa itu.
“Tidak tahu siapa yang pertama kali memulai. Tapi itu sudah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum saya jadi Carik di sini,” tutur Purwanti, Senin (28/12/2020).

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihaknya untuk mengantisipasi aksi buang sampah sembarangan ini. Mulai dari pemasangan banner peringatan hingga menempatkan petugas penjaga. Akan tetapi, masih saja ada yang membuang sampah di sana. Diduga oknum pembuang sampah melakukan aksinya pada malam hari.
“Saat kami tugaskan penjaga di sana memang tidak ada yang berani membuang. Tapi kemungkinan malam hari saat petugas pulang mereka baru berbuat,” imbuh dia.
Saat ini terdapat kurang lebih 6 titik tempat pembuangan ilegal yang terletak di sepanjang jalan utama wisata di wilayahnya. Mulai dari padukuhan Walikangin, Ngestirejo hingga Pantai Krakal. Tentunya hal ini sangat mengganggu pemandangan dan tak jarang juga tumpukan sampah menimbulkan bau busuk yang menyengat.
“Entah warga atau wisatawan ikut membuang sampah di sana, belum bisa dipastikan,” ujarnya.
Purwanti mengatakan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya melakukan penimbunan di dua luweng. Diungkapkannya, ini merupakan yang pertama dan nantinya akan dilakukan pada titik-titik yang lain.
“Akan dilakukan secara bertahap dan harapannya, jangan sampai lagi ada aksi membuang sampah secara sembarangan seperti ini,” pungkas Purwanti.
-
Uncategorized4 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized2 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized4 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
-
Uncategorized4 minggu yang laluPintu Depan Terkunci, Suami Temukan Istri Meninggal
-
Uncategorized3 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
event3 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Sosial2 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Uncategorized4 minggu yang laluPemkab Gunungkidul Mulai Gunakan BTT Rp1,3 Miliar untuk Atasi Kekeringan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu149 Karya Inovatif ASN hingga Pelajar Gunungkidul Ramaikan Krenovamaskat Pelita Indah 2026
-
Uncategorized4 minggu yang lalu“Diri dan Liyan”, Ruang Perjumpaan Diri, Leluhur, dan Ingatan dalam Karya Dhewantara Manurung
-
Uncategorized3 minggu yang laluSempat Terdengar Mendengkur, Pria 30 Tahun di Siraman Justru Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pemerintahan2 minggu yang laluKekeringan Meluas, 92.055 Jiwa di Gunungkidul Terdampak Krisis Air Bersih
