fbpx
Connect with us

Peristiwa

Jengkel Warga Nekat Buang Sampah Sembarangan, Pemkal Ngestirejo Timbun 2 Luweng

Published

on

Tanjungsari,(pidjar.com)--Pemerintah Kalurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari nampaknya sudah sangat geram terhadap perilaku sejumlah oknum warga masyarakat. Oknum ini memanfaatkan sejumlah titik luweng untuk membuang sampah. Sejumlah peringatan sebenarnya telah diberikan oleh Pemdes di lokasi-lokasi pembuangan sampah. Namun, hal ini sama sekali tak dihiraukan dan kejadian serupa selalu terulang kembali. Akhirnya, Pemdes memutuskan untuk menutup sejumlah luweng dengan batu keprus.

Carik Kalurahan Ngestirejo, Purwanti menuturkan, permasalahan titik-titik luweng yang dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah oleb warga ini sudah lama terjadi. Pihaknya tidak mengetahui siapa para oknum nakal yang selalu membuang sampah di tanah kas desa itu.

“Tidak tahu siapa yang pertama kali memulai. Tapi itu sudah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum saya jadi Carik di sini,” tutur Purwanti, Senin (28/12/2020).

Berbagai upaya telah dilakukan oleh pihaknya untuk mengantisipasi aksi buang sampah sembarangan ini. Mulai dari pemasangan banner peringatan hingga menempatkan petugas penjaga. Akan tetapi, masih saja ada yang membuang sampah di sana. Diduga oknum pembuang sampah melakukan aksinya pada malam hari.

“Saat kami tugaskan penjaga di sana memang tidak ada yang berani membuang. Tapi kemungkinan malam hari saat petugas pulang mereka baru berbuat,” imbuh dia.

Saat ini terdapat kurang lebih 6 titik tempat pembuangan ilegal yang terletak di sepanjang jalan utama wisata di wilayahnya. Mulai dari padukuhan Walikangin, Ngestirejo hingga Pantai Krakal. Tentunya hal ini sangat mengganggu pemandangan dan tak jarang juga tumpukan sampah menimbulkan bau busuk yang menyengat.

“Entah warga atau wisatawan ikut membuang sampah di sana, belum bisa dipastikan,” ujarnya.

Purwanti mengatakan bahwa beberapa waktu lalu pihaknya melakukan penimbunan di dua luweng. Diungkapkannya, ini merupakan yang pertama dan nantinya akan dilakukan pada titik-titik yang lain.

“Akan dilakukan secara bertahap dan harapannya, jangan sampai lagi ada aksi membuang sampah secara sembarangan seperti ini,” pungkas Purwanti.

Advertisement
Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler