Uncategorized
JJLS Kelok 23 Mulai Dibuka, Kendaraan Berat Masih Dilarang Melintas
Bantul,(pidjar.com)– Jalur baru Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) Kelok 23 yang menghubungkan Girijati, Purwosari, Gunungkidul dengan Kretek, Bantul, mulai dibuka untuk masyarakat, Senin (14/9/2026).
Namun, pembukaan tersebut masih dalam tahap trial open traffic atau uji coba. Sejumlah kendaraan masih dilarang melintas di ruas baru tersebut.
Uji coba berlangsung selama tujuh hari, mulai Senin (14/9/2026) hingga Minggu (20/9/2026). Selama masa uji coba, jalur hanya dibuka pada pukul 06.00–18.00 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, masyarakat yang melintas wajib mematuhi seluruh ketentuan serta memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang telah dipasang.
“Selama masa uji coba, masyarakat diharapkan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada dan mengikuti ketentuan yang berlaku,” kata Rita, Senin (14/9/2026).
Menurutnya, trial open traffic dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan ruas Kelok 23 sebelum nantinya dibuka dan beroperasi secara penuh.
“Uji coba Kelok 23 itu untuk melihat sejauh mana kesiapannya jika sudah beroperasi secara penuh,” ujarnya.
Dalam masa uji coba ini, sepeda, sepeda motor, dan kendaraan roda empat masih diperbolehkan melintas. Sementara bus, truk, kendaraan berat, serta kendaraan umum belum diperbolehkan menggunakan jalur tersebut.
Selain pembatasan kendaraan, masyarakat juga diminta memperhatikan jam operasional. Jalur Kelok 23 hanya dibuka pukul 06.00 hingga 18.00 WIB dan tidak diperbolehkan dilalui pada malam hari.
Rita juga mengimbau pengendara tidak berhenti atau memarkir kendaraan di sepanjang ruas Kelok 23. Hal tersebut untuk mencegah antrean yang dapat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
“Pengendara kami imbau untuk tidak berhenti di sepanjang jalan karena dapat mengganggu arus lalu lintas dan menyebabkan kemacetan,” jelasnya.
Dengan dimulainya uji coba ini, masyarakat sudah dapat menjajal akses baru penghubung Bantul dan Gunungkidul. Meski demikian, pengguna jalan diminta tetap mengutamakan keselamatan, mematuhi rambu-rambu, serta mengikuti arahan petugas selama pelaksanaan trial open traffic.
“Utamakan keselamatan dan ikuti ketentuan yang berlaku selama masa uji coba,” imbuh Rita.
-
Uncategorized6 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized1 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya5 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized5 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial7 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized6 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized6 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
