Sosial
Kabar Perluasan JJLS Picu Kegelisahan, Sejumlah Warga Terancam Harus Pindah Rumah
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Sebagian warga di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) yang menghubungkan Panggang dengan Planjan masih menunggu perkembangan kabar perihal akan adanya perluasan jalur tersebut. Sebab, banyak dari mereka yang telah kehabisan lahan jika pembangunan benar dilanjutkan.
Seperti diungkapkan oleh Darismi warga Padukuhan Singkil, Desa Giring, Kecamatan Paliyan, mengungkapkan, kabar perluasan JJLS mencapai 50 meter masih terus terngiang di pikirannya. Sebab, saat jika nantinya diperluas, bisa dipastikan bahwa ia tak akan lagi memiliki lahan untuk mendirikan rumah.
“Sampai saat ini belum ada kabar pasti terkait hal itu. Jika pasti diteruskan diperlebar kan bisa siap-siap dari sekarang mencari tanah baru,” kata dia, Sabtu (20/04/2019).
Ia menambahkan, tidak hanya dirinya saja yang merasakan kegelisahan. Sebab di wilayahnya banyak rumah warga yang tepat menghadap bahu jalan JJLS yang dibangun sejak tahun 2010 itu.
“Kami harap segera ada kejelasan. Sebab, jika tidak bersiap mencari tanah nanti kesulitan untuk membangun lagi,” ucap dia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Pranowo, saat ini ia hanya memiliki secuil tanah di bagian belakang rumahnya. Sehingga nantinya, jika diperluas rumah miliknya saat ini tinggal separuh.
“Masih ada tanah di belakang, tapi luasannya sangat sempit,” katanya.
Sementara itu, dikonfirmasi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman, Eddy Praptono mengungkapkan bahwa pelebaran JJLS tahap pertama baru pada tahap gagasan. Sebab saat ini pemerintah tengah fokus terhadap pembangunan lahan JJLS yang belum tergarap.
“Rencananya memang akan dilebarkan lagi, tapi masih gagasan,” kata Eddy.
Ia mengatakan, pada tahun ini pembangunan JJLS akan dimulai kembali setelah adanya penandatanganan kontrak antara PPK dengan penyedia jasa.
“Dengan ditandatanganinya kontrak pada hari ini sepanjang 15,30 kilometer maka tinggal sisa 33,14km (28,55%) yang belum dilaksanakan yakni di ruas Kretek-Girijati 5 kilometer, Planjan-Baron-Tepus sepanjang 10,24 kilometer dan Tepus-Jeruk Wudel sepanjang 17,90 kilometer. Tiga ruas jalan ini saat ini sedang dalam tahap persiapan tender,” terang Eddy.
Pembangunan lanjutan itu rencananya akan diselesaikan pada tahun 2021 yang dimulai pada tahun 2019 ini. Adapun secara teknis yang dikontrakkan untuk wilayah Kabupaten Gunungkidul meliputi Lot 5, ryas Jeruwudel-Baron-Duwet dengan panjang mencapai 10,60 Kilometer. Diperkirakan, waktu pengerjaan sendiri akan mencapai 30 bulan dengan biaya ratusan miliar rupiah.
“Pagu Rp 282,4 milyar dengan pelaksana pekerjaan PT. Brantas Abipraya joint operation dengan PT.Aneka Dharma Persada. Untuk Lot-4, ruas Legundi- Planjan sepanjang 4,70 km, pagu Rp. 96,091 milyar dengan waktu konstruksi 18 bulan dilaksanakan oleh PT. Istaka Karya,” jelas Eddy.
-
Uncategorized3 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized2 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluSempat Diancam Akan Dilindas Lehernya, Dua Remaja Babak Belur Dihajar Kelompok Pemuda Silat
-
Uncategorized4 minggu yang laluKelok 23 Tuntas 100 Persen, Akses Gunungkidul-Bantul dengan View Laut Selatan Segera Dibuka
-
Uncategorized4 minggu yang laluPenerima PKH di Gunungkidul Turun 2.000 Orang, Ini Penyebabnya
-
Uncategorized4 minggu yang laluSaling Bajak Kader Antara PSI dan NasDem Gunungkidul Makin Seru, Ini Tanggapan Sang Ketua
-
Uncategorized4 minggu yang laluBupati Turun Tangan, Polemik Seleksi Ulu-Ulu Siraman Mulai Ditelusuri
-
Uncategorized3 minggu yang laluGunungkidul Jajaki Kerjasama dengan Korea Selatan, Buka Peluang Jadi Pekerja Musiman
-
Uncategorized3 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized3 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluKemarau Panjang, 53 Kejadian di Gunungkidul Hanguskan 51 Hektare
-
Uncategorized3 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
