Peristiwa
Investor Bangun Rumah Sakit Islam di Karangmojo
Karangmojo,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Rumah sakit swasta berbasis syariah yakni Rumah Sakit Islam (RSI) rencananya akan di bangun di Kalurahan Ngipak, Kapanewon Karangmojo. Kamis (20/08/2020) pagi tadi peletakan batu pertama pembangunan rumah sakit ini telah dilakukan oleh sejumlah tokoh dari rumah sakit, yayasan maupun Bupati Gunungkidul.
RSI Gunungkidul akan dibangun pada lahan seluas 1,1 hektar. Nantinya rumah sakit tersebut akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas bagi masyarakat yang hendak berobat. Dalam pembangunan dan operasionalnya nanti akan menerapkan beberapa sistem yang berbasis syar’i dan memudahkan masyarakat Gunungkidul untuk mendapatkan pelayanan yang sesuai dengan keinginan.
Investor pembangunan RSI Gunungkidul, Sagiran mengatakan konsep ini sesuai dengan konsep rumah sakit islam lainnya maupun bidang lain yang juga menerapkan syar’i. Adapun pihaknya beberapa waktu telah mengurus perizinan atas rencana pembangunan rumah ini.
“Kita terapkan sesuai dengan syariat Islam. Mulai dari pelayanan sampai dengan operadional lainnya,” ucap Sagiran.
Tanah 1,1 hektar pun juga telah selesai dibebaskan dan akan mulai pembangunan fisik. Targetnya, pembangunan fisik sudah bisa selesai beberapa bulan kedepan dan dapat beroperasi paling tidak akhir 2021 mendatang. Tahap pertama pembangunan, daya tampung RSI Gunungkidul sekitar 50 kamar pasien. Kedepan baru akan dikembangkan lagi menjadi daya tampungnya mrncapai 100 atau 200 kamar.

“Bertahap dulu. Di tahap pertama 50 daya tampung jadi kita masuk pada RS tipe D dan nanti baru naik kapasitasnya juga naik level tipe C. Kita lihat lah kondisi dan situasi kedepan bagaimana,” tambah dia.
Semenrara itu, Bupati Gunungkidul berharap dengan adanya pembanghnan rumah sakit islam (RSI) di Kapanewon Karangmojo ini bisa membantu pemkab Gunungkidul untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat Gunungkidul. Mulai banyaknya layanan kesehatan yang bisa diakses ini tentu dapat memudahkan masyarakat.
“Ada banyak pilihan untuk mendapatkan layanan kesehatan. Semoga bisa membantu pemkab dalam meberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat,”ucap Badingah.
Pembangunan layanan kesehatan bagi swasta maupun milik pemkab belakangan ini mulai meningkat. Tak hanya di kawasan kota saja, namun di kawasan perbatasan dan pesisir pun juga mulai digagas pembangunan rumah sakit untuk memudahkan masyarakat Gunungkidul.
-
Uncategorized4 minggu yang laluTak Ikut Aksi di Istana, PPPK Gunungkidul Tetap Serukan Desakan Kepastian Status Kontrak
-
Uncategorized3 minggu yang laluAdu Banteng Dua Motor di Wonosari, Dua Pengendara M3nIngg4l di TKP
-
Uncategorized4 minggu yang laluTolak Tawaran Uang Damai, Korban Penganiayaan Brutal Oknum Pesilat Bersikukuh Tak Cabut Laporan
-
Uncategorized4 minggu yang laluSiaga Darurat Gunungkidul Diperpanjang 3 Bulan, Kemarau Diprediksi hingga November
-
Uncategorized4 minggu yang laluProses Pembebasan Lahan Berproses, Sekolah Internasional Bakal Segera Dibangun di Patuk
-
Uncategorized2 minggu yang laluMerintis Watusigar Gemilang, Feri Sulistyono Usung Digitalisasi dan Transparansi Pemerintahan
-
Uncategorized4 minggu yang lalu7 Hektare Lahan Jati di Bodoyo Terbakar
-
Uncategorized4 minggu yang laluTabrakan di Jalan Lingkar Utara Piyaman, Pelajar 17 Tahun Tewas di Lokasi
-
Uncategorized4 minggu yang laluPilur Serentak Gunungkidul, 2 Kalurahan Ajukan Seleksi Tambahan
-
Uncategorized3 minggu yang laluCek Dapur MBG di Gunungkidul, Wakil Ketua Komisi VII Apresiasi SOP Pelaksanaan MBG
-
Uncategorized4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Ponjong, Pengendara Vega Meninggal Usai Tabrakan dengan Karimun
-
Uncategorized2 minggu yang laluWarga Kelor Pertanyakan Pembangunan Tower 72 Meter, Mengaku Tak Pernah Dilibatkan
