fbpx
Connect with us

Peristiwa

Kakek Kartomo Tewas Terpanggang Saat Bakar Daun Kering di Ladang Miliknya

Diterbitkan

pada tanggal

Tanjungsari, (pidjar.com)–Nasib nahas dialami oleh Kartomo (85) warga Padukuhan Wonosobo I (01/01), Banjarejo, Tanjungsari, Selasa (12/11/2019) sore tadi. Berniat membersihkan ladang miliknya dengan cara membakar daun kering namun justru berujung petaka. Api yang berkobar ikut membakar tubuhnya hingga meninggal dunia.

Informasi yang berhasil dihimpun pidjar.com, kejadian bermula saat Warno, tetangga Kartomo hendak mencari pakan ternak sore tadi sekitar pukul 16.00 WIB. Ia melihat kobaran api di sekitar lahannya wilayah Alas Mbeling Pantai Kapen, Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Tak berselang lama, ia kemudian berinisiatif ingin memadamkan api, namun justru mendapati tubuh Kartomo terbujur kaku dengan luka bakar di sekujur tubuh.

Sekretaris SAR LINMAS Wilayah II Pantai Baron, Surisdiyanto yang turut mengevakuasi korban menjelaskan mulanya korban membakar sampah di lahan miliknya. Namun karena tiupan angin yang kencang, kemudian tanah dalam keadaan kering serta daun yang mudah terbakar membuat api merembet ke lahan milik tetangganya.

“Diperkirakan sebelum meninggal, korban terpeleset saat hendak memadamkan api yang menjalar di lahan tetangganya,” katanya.

Dijelaskan lebih lanjut olehnya, diperkirakan korban sempat pingsan terlebih dahulu karena terkena asap tebal. Korban yang sudah tergeletak lemas, akhirnya terbakar oleh kobaran api yang merembet.

Berita Lainnya  Diparkir di Samping Rumah, Truk Senilai Ratusan Juta Raib Digondol Maling

“Sebelum meninggal korban berusaha untuk memadamkan api yang berkobar di lahan tetangganya,” imbuh Suris.

Terpisah, Kapolsek Tanjungsari, AKP Sapto mengatakan, korban sendiri didapati dalam posisi terlentang dan kondisi terbakar. Luka bakar tersebut, menurut AKP Sapto terlihat jelas di bagian kepala.

“Saat ditemukan korban sudah dipastikan meninggal dengan luka bakar yang cukup serius,” tandasnya.

Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dikebumikan di tempat pemakaman padukuhan setempat. Dai hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda penganiayaan dan kejadian ini adalah murni musibah.

 

Iklan
Klik untuk Komentar
Iklan

Facebook Pages

Iklan
Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler