fbpx
Connect with us

Peristiwa

Gangguan Jiwa Kambuh, Pria Bakar Rumahnya

Diterbitkan

pada tanggal

Semanu,(pidjar.com)–Sugiyarto, warga Padukuhan Sambirejo, Desa Semanu, Kecamatan Semanu kembali melakukan ulah di luar nalar. Kali ini, akibat perbuatannya tersebut, rumah yang sehari-hari dihuninya bersama dengan kakak perempuannya ludes dilalap api. Rumah itu dibakar oleh Sugiyarto pada Rabu (29/04/2020) malam tadi.

Informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran diketahui sekitar pukul 20.30 WIB. Api dengan cepat berkobar bersumber dari rumah bagian depan. Dengan cepat, api langsung menjalar ke begian bangunan rumah lainnya. Api terus berkobar dan membakar rumah beserta sebagian besar isinya.

Peristiwa itu diketahui pertama kali oleh kakak Sugiyarto dan beberapa warga lainnya. Mendapati kondisi tersebut, warga kemudian berinisiatif memadamkan api dengan alat seadanya. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Api semakin membesar dan berkobar.

Kewalahan berjibaku dengan kobaran api, warga kemudian meminta bantuan dari pemadam kebakaran. Tim dari Unit Pemadam Kebakaran Gunungkidul yang berdatangan ke lokasi lantas melakukan pemadaman. Dalam beberapa saat, kemudian api berhasil dipadamkan.

“Semua bangunan rumah utama terbakar. Tadi hanya sisa di bagian dapur saja,” terang salah seorang warga setempat, Heri, Rabu malam.

Adapun Sugiyarto sendiri memang sejak lama mengidap gangguan jiwa. Bahkan tindakan di luar nalar membakar bangunan rumah bukanlah aksi yang pertama. Beberapa tahun silam ia juga pernah membakar rumah bagian depan. Namun saat itu, api belum sampai menjalar dan berhasil dijinakkan. Selanjutnya pada Juni tahun 2019 lalu, laki-laki berusia 42 tahun tersebut membakar 1 unit sepeda motor milik kakaknya.

“Yang bersangkutan memang memiliki riwayat gangguan jiwa kambuhan,”tambahnya.

Sementara itu, Dukuh Sambirejo, Wiyono membenarkan kejadian tersebut. Dipaparkannya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang menghebohkan warga Sambirejo itu.

“Tidak sampai ada korban jiwa atau luka. Sudah dilakukan penanganan,” jelasnya.

Kerugian sendiri diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Mengingat bangunan rumah dari atap, kusen hingga perabot hangus. Rencananya pasca insiden ini, Sugiyarto akan dibawa ke rumah sakit jiwa. Namun menurut Wiyono, pihaknya masih menunggu kesepakatan dari pihak keluarga berkaitan dengan rencana itu.

Didapat informasi, Sugiyarto mengidap gangguan jiwa sejak beberapa tahun lalu. Berulang kali ia berulah hingga membuat kerugian yang cukup besar. Beberapa kali juga yang bersangkutan telah keluar masuk rumah sakit jiwa untuk pemulihan kejiwaannya. Pengobatan non medis juga telah ditempuh, namun sayangnya tidak membuahkan hasil positif. Setiap kali pulang dari rumah sakit semua baik-baik saja, pria yang dulunya besar di Jakarta itu bisa diajak mengobrol dan melakukan aktifitas layaknya orang normal. Mulai dari bersih-bersih rumah hingga pekarangan.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler