Connect with us

Peristiwa

Kamar Didobrak, Suparno Ditemukan Tewas Dengan Luka Jerat di Leher

Diterbitkan

pada

Semanu,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Suparno (43) menjadi warga Gunungkidul keempat yang diketahui melakukan aksi gantung diri hanya dalam kurun waktu 2 minggu terakhir. Rabu (12/09/2018) pagi tadi, Suparno yang merupakan warga Padukuhan Semanu Tengah, Desa Semanu, Kecamatan Semanu ditemukan tewas dengan luka jeratan leher di kamarnya. Diduga, korban nekat melakukan aksi gantung diri. Peristiwa ini tentunya sangat mengagetkan warga sekitar terlebih keluarga korban lantaran sebelumnya, Suparno tidak pernah menunjukan gelagat yang mencurigakan.

Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa tersebut diketahui pertama kali oleh Baryadi,yang meruapakan adik ipar korban. Mulanya, Baryadi yang saat itu bersama dengan orang tua Suparno curiga dengan kondisi kamar korban yang tertutup rapat. Mereka sempat mengira korban masih tertidur lelap sehingga kemudian berniat membangunkannya. Keluarga mulai curiga lantaran setelah beberapa kali pintu diketuk, tidak kunjung ada respon dari Suparno. Akhirnya, pintu kamar pun lantas didobrak.

Berita Lainnya  Momen Bupati Basah-basahan Pantau Kawasan Banjir

Terbukanya pintu tersebut langsung diikuti dengan suara jeritan histeris. Pasalnya, keluarga mendapati Suparno telah tersandar kaku di sudut tempat tidur. Saat berusaha dibangunkan, sudah tak ada respon sedikitpun dari korban. Setelah dilakukan pengecekan, Suparno rupanya sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jeritan histeris dari rumah korban memancing perhatian para tetangga yang lantas berkumpul di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah warga lantas berinisiatif untuk melapor ke aparat kepolisian setempat.

Anggota Polsek Semanu yang datang ke lokasi bersama petugas medis lantas mengevakuasi dan memeriksa jenazah korban.Dari hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan adanya keganjilan. Tak ada satupun tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban.

Jenazah korban disemayamkan usai diperiksa polisi

Kasi Humas Polsek Semanu, Aiptu Ngadiranto mewakili Kapolsek Semanu memaparkan bahwa saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Untuk sementara, dugaan kuat mengarah pada aksi gantung diri. Pasalnya, dari ciri-ciri saat ditemukan, jenazah Suparno sangat identik dengan korban gantung diri.

Berita Lainnya  Program Pemerintah Rawan Ditunggangi Politisi, Masyarakat Diminta Bijak Dalam Sikapi Bantuan

“Kondisi lidah tergigit dan ada cairan sperma yang keluar dari alat kelamin. Ini biasa ditemukan pada korban gantung diri,” papar Ngadiranto, Rabu pagi.

Di tubuh korban sendiri sama sekali tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Hanya ada luka akibat jeratan di bagian leher korban di mana masih terdapat tali tambang yang terbuat dari plastik melingkar di lehernya. Sementara di atas tempat tidur, tepat di kayu-kayu juga terdapat tali tambang yang terputus.

“Kemungkinan karena tidak kuat menahan tubuh korban,” imbuh dia.

Kepolisian sendiri hingga saat ini masih terus menelusuri motif dari aksi nekat yang dilakukan Suparno. Berdasarkan penuturan dari keluarga, korban dikenal sebagai pribadi yang jauh dari gelagat depresi. Secara ekonomi, Suparno juga cukup mapan.

Berita Lainnya  Komitmen TBIG dalam Pengembangan Pendidikan Vokasi Berlanjut di 2026

“Korban juga tidak sedang mengalami sakit. Kita masih menelusuri motifnya,” tutup dia. (Arista Putri)

Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Pariwisata5 hari yang lalu

Listrik Kerap Padam, Sistem Pungutan Retribusi Non Tunai di Pantai Gunungkidul Terganggu

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)–Penerapan sistem pembayaran retribusi wisata secara non-tunai di sejumlah Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) kawasan wisata pantai selatan Gunungkidul...

bisnis1 minggu yang lalu

Pony Park Klaten Usung Konsep Wisata Ramah Hewan, Edukasi Interaktif Jadi Daya Tarik Utama

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Klaten,(pidjar.com)– Kehadiran Pony Park Klaten (POPA) yang dijadwalkan resmi dibuka pada 28 Juni 2026 tidak hanya menawarkan destinasi wisata...

Pariwisata2 minggu yang lalu

Libur Sekolah, Obyek-obyek Wisata Mulai Dibanjiri Siswa Study Tour

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari, (pidjar.com)-Libur sekolah tahun 2026 mulai menggerakkan sektor pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk juga di Gunungkidul. Saat...

Pariwisata4 minggu yang lalu

Camping Syahdu di Pantai Watukodok

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Gunungkidul memamg menjadi gudangnya wisata alam di DIY. Bagaimana tidak, gugusan pantai selatan Kabupaten Gunungkidul menyuguhkan panorama pesisir...

Pariwisata2 bulan yang lalu

Mulai Pertengahan Mei Mendatang, TPR Baron Direncanakan Hanya Layani Pembayaran Retribusi Non-Tunai

https://pidjar.com/wp-content/uploads/2026/03/VID-20260314-WA0005.mp4 Wonosari,(pidjar.com)– Pemerintah Kabulaten Gunungkidul terus berbenah dalam memperkuat tata kelola retribusi yang lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan...

Berita Terpopuler