Peristiwa
Kapal Karam Dihantam Ombak, 2 Nelayan Luka-luka
Tanjungsari, (pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Kapal nelayan Sumber Rejeki 02 terbalik di perairan Ngrawe, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari pada Senin (18/11/2019) pagi tadi. Kapal yang ditumpangi 3 orang nelayan tersebut karam setelah dihempas ombak besar. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja 2 orang korban harus dilarikan ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa naas ini terjadi sekitar pukul 5.30 WIB. Bermula ketika tiga orang nelayan yaitu Paing (45), Kandar (43) dan Sadino (43), ketiganya warga Padukuhan Rejosari, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari melaut di sekitar Pantai Ngrawe. Para nelayan itu hendak berburu lobster yang memang banyak ditemukan di perairan pantai tersebut. Dengan mengendarai kapal jungkung, mereka berangkat dari Pantai Drini.
Naas melanda saat ketiga korban hendak menarik krendet yang terpasang di sekitar karang. Mendadak, datang ombak besar yang mengarah ke kapal mereka.
“Mereka tidak sempat menghindar dan kemudian kapal yang ditumpangi terhempas ombak,” ungkap Komandan SAR Linmas Wilayah II Pantai Baron, Marjono, Senin siang.
Derasnya hantaman ombak membuat kapal kemudian langsung terbalik. Panik dengan situasi ini, baik Kandar, Paing maupun Sadino langsung melompat dari atas kapal ke lautan. Di tengah deburan ombak, para nelayan ini lantas berusaha berenang menuju daratan.
Beruntung insiden ini kemudian sempat terpantau oleh petugas serta warga. Tim SAR Wilayah II sendiri langsung menerjunkan personel guna melakukan operasi penyelamatan.
“Melihat kejadian ini, anggota kami kemudian menyelamatkan ketiganya, kami dibantu warga mengevakuasi korban dan kapal,” beber dia.
Sementara itu, Sekretaris SAR Linmas Wilayah II, Surisdiyanto menambahkan, ketiga nelayan yang menumpang perahu karam itu berhasil diselamatkan. Meski demikian, ada 2 orang yang sempat mendapatkan perawatan medis lantaran mengalami luka-luka. Sadino dan Kandar sendiri menderita luka lecet dan sempat mendapatkan perawatan di klinik desa setempat.
“Kondisinya sudah membaik,” pungkas Surisdiyanto.
-
Uncategorized1 minggu yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized2 minggu yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya6 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized6 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial1 minggu yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized7 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
Uncategorized7 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized4 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized22 jam yang laluKnalpot Brong Jadi Incaran Khusus Operasi Patuh Progo 2026
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
-
Uncategorized2 minggu yang laluKonser Amal Hari Jadi Gunungkidul ke-196 Raup Rp124 Juta, Donasi Sepenuhnya Untuk Droping Air
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
