fbpx
Connect with us

Peristiwa

Ribuan Warga Salat Ied di Alun-alun Wonosari, Umat Diminta Tetap Lakukan Kebaikan Meski Ramadan Telah Lewat

Published

on

Wonosari,(pidjar.com)–Ribuan umat muslim serentak mengikuti ibadah Salat Ied di alun-alun Kota Wonosari, Rabu (05/06/2019) pagi tadi. Pada kesempatan ini, Chairil Anwar selaku khotib menyampaikan pesan agar makna dari puasa yang telah dijalani selama sebulan terakhir ini mampu menjadikan manusia menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam ceramahnya di hadapan warga maupun para pejabat, Anwar mengatakan, lebaran merupakan puncak kemenangan umat muslim usai menjalani puasa selama satu bulan penuh. Menurutnya, amal ibadah saleh selama bulan puasa banyak dilakukan oleh umat muslim. Namun begitu, alangkah baiknya jika tindakan tersebut terus dilakukan meski sudah tidak pada bulan puasa.

“Sifat pemaaf dan rendah hati harus tetap dilakukan kepada semua seluruh masyarakat Indonesia,” kata dia.

Lebih lanjut dirinya mengatakan bahwa saat ini revolusi mental yang paling tepat ialah dengan cara meninggalkan kebatilan. Menurutnya wujud dari jiwa yang suci harus ditunjukkan kepada Allah.

“Salah satu mewujudkan jiwa yang suci adalah agar bertaqwa dan beribadah supaya dekat dengan surga,” ujar dia.

Anwar yang sekaligus merupakan Ketua Majelis Diklitbang PP Muhammadiyah dan Dosen FMIPA UGM itu menyampaikan, salah satu wujud sebagai orang yang bertaqwa ialah orang yang menafkahkan hartanya dan orang yang memaafkan kesalahan orang lain. Chairil berpesan agar orang yg berbuat keji atau menganiaya diri sendiri, dianjurkan menghentikannya dan memohon ampunan kepada Allah.

Manusia diberi kebebasan untuk memilih jalan hidupnya, namun dirinya berpesan agar manusia berjalan pada jalan yang suci dan menjauhi perbuatan tercela.

“Manusia bisa memilih jadi baik atau buruk. Apabila buruk, melalaui bulan Ramadan kita dilatih untuk membersihkan itu semua,” imbuhnya.

Di sela-sela ceramahnya, dia menyinggung Pemilu pada 17 April dimana masyarakat perlu sabar sebab banyak anggota KPPS yang meninggal dunia. Tak lupa ia sedikit menyinggung kerusuhan yang terjadi di Jakarta terkait protes hasil pemilu pada 21 dan 22 Mei.

“Semua diserahkan ke MK yang merupakan jalan yang terbaik dan semoga hasilnya melegakan semua pihak. Kami harus memperbaiki hubungan antar anak bangsa yang aman, damai, dan sejahtera,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Badingah yang juga mengikuti Salat Ied di alun-alun menyampaikan harapannya agar masyarakat lebih bertaqwa usai menjalani puasa selama 30 hari dalam bulan Ramadan kali ini. Sehingga ketaqwaan itu nantinya mampu berperan dalam membangun Gunungkidul agar lebih maju.

“Dengan puasa peningkatan keimanan dan ketaqwaan. Mari bersama-sama untuk membangun Gunungkidul menjadi wilayah yang sejahtera,” ucap Bupati.

Advertisement

Facebook Pages

Advertisement

Pariwisata

Berita Terpopuler