Pemerintahan
Kasus Aktif Telah Capai Puluhan, Pemkab Kembali Berikan Bantuan Logistik Untuk Pasien Isoman
Wonosari,(pidjar-com-525357.hostingersite.com)–Penanganan covid19 di Kabupaten Gunungkidul masih terus menjadi prioritas pemerintah. Terlebih pada saat ini, kasus covid kembali meningkat secara cukup signifikan. Kasus aktif di Gunungkidul sendiri merujuk pada data terakhir pada Rabu (10/02/2022) kemarin telah mencapai 39 kasus.
Menindaklanjuti dinamika tersebut, pemerintah berencana kembali memberikan bantuan kepada warga yang tengah menjalani isolasi mandiri. Adapun bantuan yang diberikan sendiri berupa logistik permakanan.
Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Gunungkidul, Asti Wijayanti mengungkapkan, adanya eskalasi covid19 selama beberapa waktu terakhir menjadikan pemerintah dan masyarakat harus kembali bersiaga menghadapi gelombang ketiga. Sampai dengan hari ini saja, sudah puluhan warga yang menjalani isolasi mandiri lantaran terkonfirmasi positif. Atas pertimbangan ini, maka dari itu pemerintah kemudian kembali mengaktifkan program bantuan berupa logitik (bahan makanan) bagi mereka.
“Iya nanti akan ada bantuan logistik untuk para pasien isoman. Ini masih dalam proses,” papar Asti Wijayanti, Kamis (10/02/2022).
Ia menjelaskan sekarang ini, Dinsos PPPA sedang berproses untuk pengajuan anggaran melalui BTT. Berkaitan dengan berapa anggaran yang dibutuhkan masih dalam proses perhitungan. Jika mengacu pada tahun lalu, masing-masing logistik bernilai Rp 200.000.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Sri Suhartanta mengatakan, Pemkab Gunungkidul menyediakan anggaran BTT 2022 sebesar 48 miliar untuk covid19 serta penanganan kebencanaan lainnya. Saat ini, baru BPBD yang mengajukan pemanfaatan anggaran sebesar 400 juta rupiah untuk operasi, pengendalian, dan pengawasan.
“BPBD masih proses, sedangkan Dinkes dan Dinsos PPPA masih belum,” kata Sri Suhartanta.
Adapun jika dalam kondisi mendesak, OPD terkait langsung bisa mengajukan anggaran untuk penanganan di lapangan. Pandemi covid19 ini sejak tahun 2020 silam menjadi perhatian bersama. Banyak anggaran yang kemudian diberuntukkan dalam bidang kesehatan, sosial, dan pengawasan.
-
Uncategorized2 hari yang laluDerita Suami Pasien Bersalin RSUD Wonosari, Bayi Meninggal, Luka Bekas Operasi Istri Bernanah Berbulan-bulan
-
Uncategorized7 hari yang laluAbsen Dalam Puncak HUT Gunungkidul Buat Rumor Bupati dan Wakil Bupati Jothakan Makin Santer, Ini Klarifikasi Joko Parwoto
-
Budaya2 hari yang laluTradisi Bukaan Kyai Cupu Panjolo, Berikut Simbol-simbol yang Muncul
-
Uncategorized2 hari yang laluTak Ada Sengketa Pilur, Lurah Terpilih Bakal Dilantik 26 November
-
Sosial3 hari yang lalu9.500 Hektare Lahan Jagung di Gunungkidul Disiapkan untuk Pengembangan Energi Berbasis Hayati
-
Uncategorized3 minggu yang laluPerkuat Layanan Kedaruratan, Klinik Utama Wizula Medica Resmi Kerjasama dengan Jasa Raharja Tangani Korban Kecelakaan
-
Uncategorized2 hari yang laluDukung Program Strategis Pemerintah, KSPSI Dorong Penguatan Pengawasan Hingga Level Bawah
-
Uncategorized2 hari yang laluGadaikan Motor Rekannya, Seorang Pemuda Diringkus Polisi
-
event4 minggu yang laluZAP Fest 2026: The Glowverse Dimulai dari Yogyakarta, Raisa hingga Nassar Siap Meriahkan Perayaan Anniversary ZAP
-
Uncategorized4 minggu yang laluIkuti Google Maps, Minibus Wisatawan Terperosok di Tanjakan Bundelan, 1 Penumpang Meninggal
-
Sosial3 minggu yang laluProfil AKBP Rosana, Kapolres Gunungkidul yang Pernah Ungkap Kasus 1 Ton Sabu
-
Pemerintahan3 minggu yang laluBrandu Masih Ditemukan, Pemkab Gunungkidul Perkuat Edukasi Cegah Penularan Antraks
