fbpx
Connect with us

Kriminal

Kasus Pembunuhan di Dadapayu Diduga Karena Permasalahan Ekonomi

Diterbitkan

pada

BDG

Semanu,(pidjar.com)– Petugas kepolisian saat ini masih mendalami terkait dengan kematian Sukiyem (57) yang ditemukan dalam kondisi terbujur kaku di ruang tamu dengan luka tusukan , Jumat (05/01/2024). Diduga kuat, peristiwa yang merenggut nyawa perempuan itu karena perselisihan suami istri karena permasalahan ekonomi. Sejumlah barang bukti telah diamankan oleh pihak berwajib termasuk dengan sepucuk surat yang ditulis tangan oleh pria tersebut.

Kapolsek Semanu, AKP Pudjijono mengatakan, dugaan sementara kronologi bermula ketika pasangan suami istri ini bertengkar atau cekcok. Diduga Riyadi tersinggung dengan perkataan istrinya, emosimya pun semakin semakin tak terbendung, hingga pada akhirnya terjadi penusukan dan berujung maut. Usai menghabisi nyawa istrinya, Riyadi kemudian berusaha melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat lehernya sendiri.

Berita Lainnya  Pohon-pohon Bertumbangan di Sejumlah Titik, 2 Rumah Warga Rusak Jaringan Listrik Padam

Kendati demikian, pihaknya hingga saat ini masih mengumpulkan sejumlah bukti dan informasi untuk mengungkap kematian Sukiyem.

“Diduga karena permasalahan ekonomi,” kata Pudjijono.

Selain bukti sebilah pisau dan beberapa barang lainnya, polisi juga mengamankan selembar kertas bertuliskan tangan. Dimana surat tersebut sempat diberikan oleh Riyadi terhadap Erni keponakannya yang pada pukul 07.55 WIB ditelpon Riyadi untuk ke rumahnya.

Terdapat luka tusukan di leher korban. Adapun pihaknya bekerjasama dengan tim Inafis Polres Gunungkidul dan dari rumah sakit Bhayangkara berkaitan dengan peristiwa ini.

Sejumlah saksi pun juga dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Adapun untuk saat ini, jenazah masih perempuan tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan Riyadi pasca ditemukan lehernya terdapat bekas sayatan kemudian dilarikan ke rumah sakit umum daerah Wonosari.

Berita Lainnya  Tambahan 8 Warga Tepus Terkonfirmasi Positif Covid-19, Dinkes : Mereka Sempat Jenguk Pasien Positif Meninggal

“Iya ada surat yang diberikan ke saksi,” imbuh dia.

Sejumlah saksi pun juga dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Adapun untuk saat ini, jenazah masih perempuan tersebut telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan Riyadi pasca ditemukan lehernya terdapat bekas sayatan kemudian dilarikan ke rumah sakit umum daerah Wonosari.

Dalam surat tersebut bertuliskan “..Adoh2 seko Sleman dijaluki duit 200 arep dienggo tambah asok Kemisan. Malah diuneni aku kon mantuk nyang Kr.mojo, gek padu rame. Sukiyem wis rasudi karo aku, malah pamer nek wis duwe wong lanang luwih gagah ra koyo kowe klular klulur. Sukiyem (tulisan tidak terbaca), wonge njupuk lading disamplukke neng gulu ku. Gek tak rebut keno, terus aku mbales genti”.

Berita Lainnya  Gudang Elektronik Dibobol Kawanan Pencuri, Belasan LED TV Senilai Puluhan Juta Raib

Salah seorang warga setempat, Sumirah mengatakan, Kamis (04/01/2024) malam sempat terdengar percekcokan antara suami dan istri tersebut. Kendati mendengar tetangganya tengah bertengkar namun ia tidak begitu menghiraukan. Baru kemudian tadi pagi, ia mendengar Erni Susilowati berteriak meminta pertolongan.

“Mulai wingi ndalu jam setengah setunggal niku mriku pun ribut-ribut (mulai kemarin malam setengah 1, situ sudah mulai ribut-ribut. Tapi untuk permasalahannya saya ndak tau,” ucap Sumirah.

Iklan
Iklan

Facebook Pages

Iklan

Pariwisata

Berita Terpopuler